facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Vaksinasi di Lamongan Harus Digeber, Stok Vaksin AstraZeneca Sebentar Lagi Kedaluwarsa

Muhammad Taufiq Sabtu, 30 Juli 2022 | 16:05 WIB

Vaksinasi di Lamongan Harus Digeber, Stok Vaksin AstraZeneca Sebentar Lagi Kedaluwarsa
Vaksin AstraZeneca. [ANTARA]

Program vaksinasi di Kabupaten Lamongan Jawa Timur ( Jatim ) harus digeber sebab stok vaksinnya akan kedaluwarsa dua pekan lagi.

SuaraJatim.id - Program vaksinasi di Kabupaten Lamongan Jawa Timur ( Jatim ) harus digeber sebab stok vaksinnya akan kedaluwarsa dua pekan lagi.

Hal ini disampaikan Kabid Pengendalian Penyakit Dinkes Lamongan Indra Tsani, Sabtu (30/07/2022). Sejauh ini, stok vaksin Covid-19 AstraZeneca di Dinas Lamongan yang akan kedaluwarsa dua pekan lagi itu jumlahnya mencapai 1.240 dosis.

“Stok vaksin AstraZeneca saat ini ada 1240 dosis, akan masuk ED (expired date) pada 16 Agustus 2022 besok,” ujar Kabid Pengendalian Penyakit Dinkes Lamongan, dr. Indra Tsani, Sabtu (30/7/2022).

Selain AstraZeneca, kata Indra, stok vaksin Sinovac juga akan memasuki masa kedaluwarsa. “Stok vaksin Sinovac masih ada 1880 dosis, kedaluwarsa tanggal 10 September 2022. Kalau vaksin Covovax 0 dosis,” imbuhnya.

Baca Juga: Hamili Gadis di Bawah Umur di Lamongan, Kakek 58 Tahun Dijebloskan ke Penjara usai Gelar Hajatan Pernikahan Anak

Mengingat jumlah dosis yang akan kedaluwarsa cukup banyak, Indra menjelaskan, pihaknya akan mempercepat vaksinasi. Caranya dengan melakukan vaksinasi secara door to door ke masyarakat.

“Dengan begini, vaksin akan lebih bisa terserap,” katanya.

Lebih lanjut, Indra bersyukur saat ini antusias masyarakat untuk mengikuti vaksinasi booster di Lamongan mulai bergeliat kembali. Hal ini seiring dengan diberlakukannya vaksin booster sebagai syarat perjalanan

“Minat booster mulai banyak lagi, karena sebagai syarat perjalanan atau transportasi,” tandasnya.

Sementara itu dalam pelaksanaan vaksinasi ini, Indra menerangkan masyarakat tak lagi memilih-milih jenis vaksin Covid-19. “Saat vaksinasi dosis ketiga ini tidak pilih-pilih, karena memang mengikuti vaksin vaksin kesatu dan duanya,” ucapnya.

Baca Juga: Kakek-kakek Tersangka Pencabulan Anak di Lamongan Dijebloskan Tahanan

Indra berharap, minat masyarakat dalam mengikuti vaksin booster akan terus mengalami peningkatan, sehingga capaian vaksinasi ini akan sesuai dengan target yanf diinginkan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait