Heboh Video Sawah di Ponorogo Mencair, BPBD Duga karena Fenomena Likuifaksi

BPBD Ponorogo menyebut kejadian mencairnya area persawahan yang viral di Desa Tumpak Pelem Kecamatan Sawoo diduga karena likuifaksi.

Chandra Iswinarno
Jum'at, 05 Mei 2023 | 17:05 WIB
Heboh Video Sawah di Ponorogo Mencair, BPBD Duga karena Fenomena Likuifaksi
Area persawahan di Ponorogo yang mencair diduga karena fenomena likuifaksi. [Beritajatim/ist]

SuaraJatim.id - Viral video yang memperlihatkan area persawahan yang dibentuk dengan metode terasering di Kabupaten Ponorogo mencair pada Kamis (4/5/2023) hingga menyebabkan terjadinya longsoran membuat heboh warga sekitar heboh.

Dalam video yang beredar, tanah sawah tersebut menjadi lumpur dan jatuh ke sungai yang berada di bawahnya.

Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena kondisi areal persawahan terlihat sepi tidak ada orang.

Saat dikonfirmasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Baca Juga:Masyarakat Banyuwangi, Jember dan Lumajang Diminta Waspada Ancaman Bencana Likuifaksi

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Surono mengungkapkan, jika peristiwa tersebut terjadi di area persawahan terasering di Desa Tumpak Pelem, Kecamatan Sawoo.

Menurutnya, kejadian tersebut diduga karena likuifaksi, yaitu fenomena tanah yang berubah liquid akibat hilangnya kekuatan dan kepadatan.

Ia mengemukakan, kejadian tersebut bukan kali pertama di area persawahan tersebut.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar, kejadian itu pernah terjadi sekira 40 tahun lalu. Namun usai kejadian tersebut, area itu kembali disedimentasi dan dijadikan sawah lagi.

"Ini kejadian berulang. 40 tahun lalu juga pernah terjadi di tempat tersebut," katanya.

Baca Juga:Tanah Bergerak Pasca Gempa di Pasaman Ternyata Likuifaksi, Ini Penjelasan Ahli Geologi

Masih menurutnya, dampak kejadian tersebut menimbulkan kerusakan tanah di area persawahan. Pihaknya memperkirakan ada satu hektare sawah terdampak.

Selain itu, usai kejadian fenomena yang tidak biasa tersebut, banyak terjadi retakan tanah di sekitar lokasi.

"Sebelah kanan kiri lokasi longsoran ada retakan," katanya.

Kejadian tersebut menyisakan retakan berbentuk kerucut dengan lebar bagian atas hanya lima meter. Selain itu, kerucut tersebut juga memanjang sekitar 150 meter, dengan lebar bawah hampir 50 meter.

Sehingga total tanah sawah yang mengalami kejadian itu seluas 450 meter.

Diungkapkan Surono, tanah di persawahan itu sebelumnya sudah ada retakan.

Nah, retakan itu kemungkinan diisi oleh air, sebab di sawah tersebut juga terdapat sumber airnya.

"Karena ada air yang masuk ke titik jenuh, sehingga ada beban hingga akhirnya terjadi kejadian seperti itu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini