SuaraJatim.id - Pemain keturunan Indonesia Julian Oerip catat prestasi fantastis di Belanda. Julian akhir pekan lalu bawa AZ U-18 menjadi juara Divis Satu U-18 Liga Belanda. Kepastian ini setelah AZ U-18 meraih kemenangan 2-0 atas FC Utrecht.
Kemenangan ini membuat anak asuh Michael van Zijtveld kini mengoleksi tiga puluh poin, unggul enam poin dari pengejar PSV. Pada laga melawan FC Utrecht itu, Julian bermain cukup impresif meski tidak mencetak gol.
Mengutip dari laporan laman resmi klub, Julian yang bermain sebagai kapten bermain apik di lapangan tengah.

"Ia (Julian Oerip) melepaskan tembakan di menit awal pertandingan. Namun usahanya digagalkan kiper alwan. Beberapa saat kemudian, pergerakan individunya kembali mengancam gawang lawan. Sayang sepakan dari luar kotak penaltinya digagalkan kiper Mees Eppink," tulis laporan laman resmi AZ seperti dikutip, Selasa (12/12).
Baca Juga:Dua Orang Ditetapkan Tersangka, Polisi Buru Pembacok Pelajar Surabaya
Usai pertandingan, Julian Oerip mengatakan bahwa hasil ini merupakan kerja keras tim. Ia menyebut rekan-rekannya sepanjang awal musim ini bermain sangat positif.
"Tentu saja kami bukan sekedar juara. Kami bekerja keras untuk itu di setengah musim dengan kondisi naik turun," ucap Oerip.
"Meski dengan hasil yang lebih buruk, kami berhasil tetap sabar dan terus bekerja keras. Ini adalah tim yang fantastis, memiliki komitmen pada setiap pertandingan, sehingga kami meraih hasil bagus," ucapnya.
Julain Oerip Berdarah Surabaya
Julian Oerip merupakan pesepak bola keturunan Indonesia yang lahir di Belanda, tepatnya di Alkmaar, pada 26 Oktober 2006.
Baca Juga:Pemkot Madiun Klaim Tuntaskan Penyaluran BLT Daerah Sebesar Rp6,7 Miliar
Dilansir dari berbagai sumber, pemain yang berposisi sebagai gelandang serang ini memiliki darah keturunan Indonesia yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur.
Sejak lahir hingga usianya kini telah 16 tahun, Oerip sendiri tumbuh di Belanda. Kiprahnya di sepak bola bermula di klub kota kelahirannya AFC ’34 Alkmaar.

Saat membela AZ U-17, Julian sudah mencetak 11 gol dan 5 asssit dari 27 pertandingan. Sementara di tim U-18, ia mencetak 3 gol dan 1 assist dari 14 pertandingan.
Dari total 14 gol yang ia cetak untuk AZ, mayoritas dicetaknya saat ditempatkan sebagai gelandang tengah yakni 10 gol. Di posisi ini juga ia mencetak 3 asisst.
Namun, PSSI harus gerak cepat untuk bisa menggaet Julian lantaran timnas Belanda pun tertarik kepada pemain berdarah Surabaya tersebut.
Seperti dikutip dari halaman resmi AZ, Julian Oerip dipanggil ke tim U-18 Belanda. Julian masuk dalam daftar seleksi pemain Belanda U-18 yang akan dibawa ke Kroasia pada turnamen uji coba antar negara pada Oktober 2023.