Pada awal Desember 2023, terjadi kenaikan elektabilitas Ganjar-Mahfud menjadi 26,8 persen. Namun, penurunan kembali terjadi pada survei akhir Desember 2023 ini yakni sebesar 22,9 persen.
AMIN Merangkak Naik

Elektabilitas AMIN cenderung terus naik meski sedikit demi sekidikit. Pada akhir Desember 2023 ini AMIN bahkan mampu melampaui Ganjar-Mahfud dengan selisi 3 poin.
Pada September 2023, elektabilitas AMIN hanya sebasar 15 persen dan terpaut jauh dari dua calon lainnya. Kemudian pada Oktober 2023 elektabilitas paslon yang mengusung perubahan itu naik menjadi 17,2 persen.
Baca Juga:Perkembangan Pilpres Diujung 2023 Versi LSI, Prabowo-Gibran Konsisten Diatas AMIN dan Ganjar-Mahfud
Trend kenaikan elektabilitas AMIN juga terjadi pada bulan November 2023. Pada awal bulan elektabilitas AMIN sebesar 20,3 persen dan kembali naik pada akhir November 2023 menjadi 24 persen.
Elektabilitas AMIN sempat turun pada awal Desember 2023 yakni menjadi sebesar 23,8 persen atau hanya sekira 0,2 persen. Sedangkan pada akhir Desember 2023 elektabilitas AMIN kembali naik diangka 25,3 persen sekaligus untuk pertama kalinya melampaui Ganjar-Mahfud.
Itulah potret elektabilitas ketiga paslon Capres-Cawapres mulai dari AMIN, Prabowo-Gibran, dan Ganjar-Mahfud.
Diketahui, metodologi survei LSI ini dilakukan secara Multi-stage Random Sampling dengan jumlah responden sebanyak 1.200 responden. Adapun, waktu pengumpulan data survei tersebut dilakukan dalam periode 17-23 Desember 2023.
Untuk pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan kuisioner dengan margin of eror kurang lebih 2,9 persen.
Baca Juga:Puluhan Kiai dan Gus se-Jatim Dukung Prabowo-Gibran, Alasan di Baliknya Diungkap Sosok Ini