5 Mitos Tali Pocong yang Bikin Merinding, Dari Pesugihan Hingga Jimat Sakti

Tali pocong, di balik sosok hantu menakutkan, menyimpan mitos menyeramkan: gentayangan, kebal bacok, pesugihan, jimat sakti, hingga koleksi ilmu hitam

Budi Arista Romadhoni
Senin, 30 Juni 2025 | 12:00 WIB
5 Mitos Tali Pocong yang Bikin Merinding, Dari Pesugihan Hingga Jimat Sakti
Ilustrasi tali pocong. [Suara.com/AI]

SuaraJatim.id - Menyebut nama pocong, banyak dari kita langsung membayangkan sosok hantu yang menakutkan, melompat-lompat dengan kain kafan putih. Tapi di balik itu semua, ada hal yang lebih mistis lagi: tali pocong. Benda sederhana ini menyimpan beragam mitos yang berkembang luas di masyarakat.

Meski hanya seutas tali, konon kekuatannya tidak main-main. Dilansir dari YouTube Mitos atau Fakta, berikut lima mitos paling menyeramkan tentang tali pocong yang masih dipercaya hingga sekarang.

1. Pocong Gentayangan karena Talinya Tidak Dilepas

Mitos ini sangat populer, terutama karena sering muncul dalam sinetron horor Indonesia. Dikisahkan, pocong gentayangan karena tali di bagian atas kepala tidak dilepas saat dimakamkan.

Baca Juga:Mengapa Ada Orang yang Berani Bongkar Kuburan Malam-malam Demi Mengambil Tali Pocong?

Masyarakat percaya bahwa jika tali tersebut tidak dibuka, arwah si mayat tidak akan tenang dan terus gentayangan selama 40 hari. Konon, arwah tersebut akan muncul di mimpi orang-orang terdekat, meminta agar tali pocongnya dilepas agar bisa beristirahat dengan damai.

2. Tali Pocong Membuat Kebal Bacokan

Di tanah Jawa, berkembang mitos bahwa tali pocong bisa membuat seseorang kebal terhadap senjata tajam. Namun, menurut seorang ahli supranatural, kekebalan itu bukan datang dari talinya semata, melainkan karena ilmu sihir yang dipelajari seseorang.

Tali pocong hanya dianggap sebagai syarat atau medium untuk mendapatkan kekuatan dari guru spiritual atau dukun. Bahkan, tidak sedikit kasus di mana orang nekat mencuri tali pocong demi memenuhi permintaan dari gurunya dalam proses pembelajaran ilmu hitam.

3. Pesugihan Tali Pocong

Baca Juga:Viral Teknik 'Pocong' saat Laga Kabupaten Pasuruan vs Kota Surabaya, Warganet: Mengalahkan Skill Ronaldinho

Tekanan ekonomi membuat sebagian orang mengambil jalan pintas. Salah satunya adalah pesugihan, praktik mistik untuk mendapatkan kekayaan secara instan.

Dan dari sekian banyak bentuk pesugihan, tali pocong dianggap yang paling "praktis" karena tidak membutuhkan sesajen rumit atau tempat pemujaan tertentu.

Cukup menggali makam baru dan mengambil tali pocongnya, seseorang bisa melakukan ritual pesugihan. Tentu saja ini tindakan yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga sangat tidak etis. Sayangnya, masih saja ada yang percaya dan melakukannya demi kekayaan.

4. Tali Pocong Selasa Legi sebagai Jimat Sakti

Dalam kalender Jawa, hari Selasa Legi diyakini memiliki kekuatan mistik tersendiri. Masyarakat percaya bahwa orang yang meninggal di hari tersebut memiliki aura supranatural yang sangat kuat.

Akibatnya, tali pocong dari mayat yang dimakamkan pada Selasa Legi dianggap sebagai jimat ampuh. Karena itulah, keluarga almarhum biasanya berjaga di sekitar makam untuk mencegah adanya pencurian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak