Pasar Baru Tuban Membara Lagi: Sedu Sedan Pedagang di Balik Puing 41 Kios

Kebakaran melanda 41 kios di Pasar Baru Tuban pada Kamis, 23 April 2026

Wakos Reza Gautama
Kamis, 23 April 2026 | 11:39 WIB
Pasar Baru Tuban Membara Lagi: Sedu Sedan Pedagang di Balik Puing 41 Kios
Ilustrasi Kebakaran Pasar Baru Tuban, diperkirakan total kerugian sebesar Rp 200 juta untuk seluruh 41 kios maupun loss yang terbakar. [ist]
Baca 10 detik
  • Kebakaran melanda 41 kios di Pasar Baru Tuban pada Kamis, 23 April 2026, pukul 03.10 WIB hingga 04.30 WIB.
  • Musibah tersebut menyebabkan kerugian materiil sementara bagi para pedagang yang diperkirakan mencapai total sebesar Rp 200 juta.
  • Pemerintah Kabupaten Tuban menyiapkan tenda darurat dan berencana merombak tata letak pasar demi mencegah kebakaran terulang kembali.

SuaraJatim.id - Fajar belum sepenuhnya menyingsing di Kabupaten Tuban, Kamis (23/4/2026), ketika api mulai menjilat atap-atap kios di Pasar Baru Tuban.

Tepat pukul 03.10 WIB, saat sebagian besar warga masih terlelap, "si jago merah" mengamuk dan melalap sedikitnya 41 kios serta loss pedagang, meninggalkan jelaga dan puing-puing duka.

Di tengah kepulan asap yang masih menyisa, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, yang akrab disapa Mas Lindra, sudah berdiri di lokasi.

Ia hadir tidak hanya untuk meninjau kerusakan, tetapi untuk memastikan roda ekonomi warganya tidak berhenti berputar akibat musibah ini.

Baca Juga:Lebaran Terakhir di Tuban Sebelum Gugur di Langit Kalimantan: Sosok Kapten Marindra di Mata Warga

Kecepatan penanganan menjadi kunci agar kebakaran ini tidak merembet menjadi bencana yang lebih besar. Mas Lindra mengapresiasi sinergi luar biasa dari Damkar, BPBD, Tagana, hingga jajaran Polres Tuban yang bahu-membahu dengan tim pemadam dari PT SIG dan PLTU.

Hanya dalam waktu kurang dari satu setengah jam, api berhasil dikuasai sekitar pukul 04.30 WIB.

"Alhamdulillah penanganan terasa cepat karena dibantu oleh beberapa pihak," ujar Mas Lindra dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Meski api cepat padam, dampak yang ditinggalkan tetap menyisakan kepedihan. Berdasarkan perhitungan awal, rata-rata kerugian per kios dipukul rata sebesar Rp 5 juta, sehingga total kerugian materiil dari 41 unit yang terbakar diperkirakan mencapai Rp 200 juta. Angka ini masih bersifat sementara.

"Kami akan menerjunkan tim untuk menghitung kerugian secara detail. Saat ini kami belum bertanya langsung kepada pedagang berapa modal yang ada di sana," tambahnya.

Baca Juga:Asap Maut Tengah Malam: ART Tewas Terjebak dalam Rumah yang Kebakaran di Jombang

Mas Lindra sadar betul bahwa bagi para pedagang, setiap hari tanpa berjualan adalah kehilangan mata pencaharian. Oleh karena itu, Pemkab Tuban bergerak cepat dengan menyiapkan tenda-tenda darurat agar pedagang bisa segera kembali mengais rezeki setelah proses olah TKP oleh kepolisian selesai.

Namun, ada satu catatan penting yang menjadi sorotan sang Bupati: ini adalah kali ketiga Pasar Baru Tuban mengalami kebakaran. Fakta pahit ini memicu rencana besar untuk merombak total tata letak (layout) pasar.

"Pasti ada pembangunan lagi ke depan. Ini mata pencaharian teman-teman kita semua. Kami akan menata kembali layout-nya dan berdiskusi dengan pemilik kios agar kejadian serupa tidak terulang kembali," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak