Penyimpangan Proyek Jargas PGN Rp2,3 Triliun Tercium Jaksa di Surabaya

Kejaksaan Negeri Surabaya menyelidiki dugaan penyimpangan proyek jaringan gas rumah tangga oleh PGN

Wakos Reza Gautama
Rabu, 17 Juni 2026 | 14:48 WIB
Penyimpangan Proyek Jargas PGN Rp2,3 Triliun Tercium Jaksa di Surabaya
Ilustrasi jargas kota. Kejaksaan Negeri Surabaya menyelidiki dugaan penyimpangan proyek jaringan gas rumah tangga oleh PGN di Kota Surabaya. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Kejaksaan Negeri Surabaya menyelidiki dugaan penyimpangan proyek jaringan gas rumah tangga oleh PGN di Kota Surabaya.
  • Penyelidikan mencakup aliran dana sebesar Rp2,3 triliun yang dianggarkan untuk proyek tersebut selama tahun 2018 hingga 2025.
  • Jaksa tengah memverifikasi kesesuaian data dokumen kontrak dengan fakta lapangan menanggapi keluhan masyarakat atas pelaksanaan proyek.

SuaraJatim.id - Proyek raksasa pembangunan jaringan gas (jargas) sambungan rumah di Surabaya yang dikelola Perusahaan Gas Negara (PGN) tengah berada dalam bidikan serius Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

Tak tanggung-tanggung, jaksa sedang menelusuri aliran dana fantastis senilai Rp2,3 triliun. Anggaran jumbo tersebut dialokasikan untuk rentang waktu tujuh tahun, yakni sejak 2018 hingga 2025.

Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, Tri Anggoro Mukti, mengungkapkan bahwa penyelidikan ini merupakan respons atas gelombang keluhan masyarakat yang merasa program pemerataan energi ini tidak berjalan sebagaimana mestinya.

"Kami sedang menelusuri berbagai kemungkinan modus. Apakah ada jaringan yang sebenarnya tidak terpasang namun dilaporkan ada, pengadaan yang tidak terlaksana, atau spesifikasi teknis yang sengaja 'disunat'," tegas Tri Anggoro dalam konferensi pers, Rabu (17/6/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Baca Juga:Konvoi Pengesahan Pesilat Pecah, Warga Kalijudan Turut Jadi Korban

Ibarat menyisir benang kusut, tim jaksa kini tengah membedah tumpukan dokumen kontrak tahun demi tahun. Sedikitnya belasan orang telah dipanggil untuk memberikan klarifikasi.

Fokus utama jaksa adalah membedah teka-teki antara data di atas kertas dengan fakta di lapangan. Benarkah jumlah sambungan rumah yang dibangun sesuai dengan anggaran triliunan yang telah dikucurkan?

Meskipun penyelidikan ini baru mencakup wilayah Kota Surabaya, skala proyek yang masif membuat kasus ini menjadi perhatian nasional.

Namun, Tri Anggoro menegaskan bahwa pihaknya masih bekerja dalam koridor senyap dan tertutup untuk memastikan keakuratan data.

"Saat ini kami masih mengumpulkan data dan melakukan klarifikasi. Kami sedang menyisir tahun demi tahun untuk melihat apakah target tercapai atau ada perubahan rencana yang mencurigakan," tambahnya.

Baca Juga:Gelombang Protes di Surabaya: Ojol hingga Pedagang Kecil Menggugat Kebijakan Ekonomi Prabowo-Gibran

Hingga saat ini, belum ada nama tersangka yang muncul ke permukaan, pun angka pasti kerugian negara masih dalam tahap penghitungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini