Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan

pekerja bernama Suryadi tewas tertimpa lempengan marmer di pabrik CV Asindo, Gresik, pada Jumat sore

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:39 WIB
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
Ilustrasi mayat. Seorang pekerja bernama Suryadi tewas tertimpa lempengan marmer di pabrik CV Asindo, Gresik, pada Jumat sore, 17 Juli 2026. [Envato]
Baca 10 detik
  • Seorang pekerja bernama Suryadi tewas tertimpa lempengan marmer di pabrik CV Asindo, Gresik, pada Jumat sore, 17 Juli 2026.
  • Kecelakaan kerja terjadi akibat piringan mesin crane tiba-tiba pecah saat mengangkat beban berat di area lokasi kejadian.
  • Tim Damkar mengevakuasi korban secara manual selama satu jam sebelum dibawa ke RSUD Ibnu Sina untuk proses autopsi.

SuaraJatim.id - Insiden menggemparkan terjadi di pabrik marmer CV Asindo, Desa Simput, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Jumat sore (17/7/2026).

Suryadi (41), seorang pekerja asal Kedamean, yang bertugas mengikat tali pada lempengan marmer raksasa tewas tertimpa marmer.

Sore itu, sekitar pukul 15.30 WIB, Suryadi tampak cekatan menaiki tumpukan lempengan marmer. Ia harus memastikan tali pengikat terpasang sempurna sebelum crane mengangkat beban berat tersebut. Namun, saat proses pengangkatan dimulai, sesuatu yang tak terduga terjadi.

Piringan baja pada mesin crane tiba-tiba pecah. Dalam sekejap mata, keseimbangan hilang. Lempengan marmer yang tengah menggantung itu jatuh menghujam bumi, membawa serta Suryadi yang berada di atasnya.

Baca Juga:Oknum ASN Gresik Resmi Ditahan Usai Jual Mimpi Jadi PPPK Lewat SK Bodong

"Korban ikut terjatuh dan langsung tertimpa pecahan marmer yang ambruk," ujar Handi, seorang petugas keamanan dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Suryadi tak sempat menghindar. Dia terjebak di bawah himpitan material seberat hitungan ton dan dinyatakan meninggal dunia seketika di lokasi kejadian.

Misi penyelamatan yang menyusul kemudian berlangsung penuh ketegangan. Tim Damkar Gresik yang tiba di lokasi dihadapkan pada situasi yang pelik.

Mereka tidak bisa menggunakan bantuan alat berat karena kabel crane yang putus justru terjepit di antara reruntuhan, mengunci material yang menindih tubuh korban.

Enam personel Damkar terpaksa melakukan evakuasi secara manual. Dengan sangat hati-hati, mereka menyingkirkan satu per satu pecahan marmer tajam yang berserakan.

Baca Juga:Jerat SK ASN Palsu di Gresik: Pegawai DPMD Gresik Tersangka

Keringat dan ketegangan menyelimuti suasana selama satu jam penuh, hingga akhirnya tubuh Suryadi berhasil dikeluarkan dari reruntuhan.

"Kami harus sangat teliti karena posisinya terjepit material berat. Evakuasi manual memakan waktu sekitar satu jam," ujar Sulyono, petugas Damkar.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah pria berusia 41 tahun itu langsung dibawa ke RSUD Ibnu Sina untuk menjalani autopsi. Isak tangis rekan kerja mengiringi keberangkatan mobil ambulans dari gerbang pabrik.

Kini, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi. Polsek Driyorejo tengah mendalami penyebab pasti pecahnya piringan crane yang menjadi pemicu utama kecelakaan maut ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak