- Tim gabungan Kementerian Kehutanan berhasil mengendalikan kebakaran savana seluas 30 hektare di Lombok Timur pada Sabtu (8/8/2026).
- Petugas melanjutkan kegiatan penyisiran dan pendinginan secara intensif untuk memastikan seluruh titik bara api benar-benar padam sepenuhnya.
- Menteri Kehutanan menekankan pentingnya respons cepat dan pemanfaatan sistem peringatan dini guna mencegah kebakaran hutan meluas.
Selain memiliki fungsi ekologis, kawasan TN Gunung Rinjani juga memiliki nilai sosial dan budaya penting bagi masyarakat sekitar yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat secara turun-temurun.
Karena itu, upaya pelestarian kawasan konservasi harus dilakukan secara bersama-sama, salah satunya melalui pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dengan melibatkan seluruh pihak.
Bambang menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian kebakaran di Sembalun tidak terlepas dari sinergi berbagai unsur yang terlibat di lapangan.
“Operasi pemadaman di Sembalun menunjukkan pentingnya sinergi antara Manggala Agni, pengelola kawasan, TNI, Polri, MPA/MMP, masyarakat, dan unsur terkait lainnya. Kerja bersama di lapangan memungkinkan api segera dilokalisasi dan dipadamkan sebelum berkembang lebih luas” tegas Kepala Balai Dalkarhut Jabalnusra
Baca Juga:Bara di Gunung Kertas: Perjuangan Damkar Taklukkan Api di PT Sun Paper Source
Kementerian Kehutanan terus mengingatkan seluruh jajaran dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama pada musim kemarau.
Masyarakat yang melihat kemunculan asap atau tanda-tanda kebakaran di dalam maupun sekitar kawasan hutan diharapkan segera melapor kepada petugas atau pengelola kawasan agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.