- Pada Kamis, 10 September 2026, Bonek menegaskan tetap mendukung Persebaya meski klub baru DRed FC hadir di Surabaya.
- Husein Ghozali menyatakan DRed FC sah beroperasi asalkan tidak memakai identitas, nama, dan logo Persebaya Surabaya.
- Kehadiran klub baru tersebut dinilai dapat menampung talenta sepak bola lokal Surabaya yang belum memperkuat Persebaya.
Surabaya, kata dia, memang terbuka bagi siapa pun. Bahkan ketika tim nasional datang dan bermain di Kota Pahlawan, masyarakat Surabaya tentu menyambutnya. Tetapi keterbukaan itu tidak boleh mengaburkan identitas Persebaya.
"Surabaya menerima ya memang kita siapapun boleh menerima. Jakarta ke Surabaya saja kita welcome. Timnas main di Surabaya juga kita welcome," tuturnya.
Persoalan baru muncul ketika ada upaya menggeser atau mengambil alih identitas Persebaya.
"Kalau yang seperti dulu, dualisme, yang mengaku-ngaku Persebaya atau mengaku mempunyai Surabaya, itu enggak bisa. Kita punya sejarah panjang. Persebaya lahir pada 1927, bukan 2026," tegas Husein.
Baca Juga:KAI Daop 8 Tambah 1.032 Kursi Kereta Surabaya-Jakarta Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau
Bagi Husein, nama Persebaya tidak bisa diposisikan sebagai sekadar salah satu klub di antara klub-klub lain yang hadir di Surabaya.
"Yang ada Persebaya Surabaya," tandasnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa