SuaraJatim.id - Korban mutilasi yang mayatnya dimasukkan dalam koper tanpa kepala, Budi Hartanto (28), pernah menjalin asmara dengan tersangka AS (Aris Sugianto). Mereka adalah pasangan sesama jenis atau gay.
Hal itu diungkapkan Wakapolda Jatim Brigjen Toni Harmanto. Dijelaskannya, dari pengakuan tersangka AS, dia sudah melakukan hubungan badan sebanyak empat kali sebelum dibunuh.
"Korban dan tersangka AS adalah sepasang kekasih sesama jenis. Mereka kenal dari aplikasi gay bernama hornet sejak lebaran 2018 lalu," terang Toni Harmanto, Senin (15/4/2019).
Korban sendiri, tambah Toni, bertindak sebagai laki-laki. Kebiasaannya, setelah melakukan hubungan badan, tersangka AS selalu memberikan sejumlah uang sesuai yang diminta korban.
"Namun saat kejadian, setelah berhubungan tersangka tidak memberi uang pada korban. Disitulah korban marah dan terjadi pertengkaran hingga berujung pembunuhan," tegasnya.
Polisi menangkap kedua tersangka pembunuhan Budi Hartanto, guru honorer asal Mojoroto, Kota Kediri yaitu AS dan AJ. Polisi juga menduga AS membakar pakaian korban sebagai upaya menghilangkan jejak.
Polisi juga telah menemukan kepala Budi yang dimutilasi oleh pelaku. Potongan kepala itu ditemukan di Kediri setelah polisi melakukan pencarian selama sembilan hari.
Potongan kepala itu dimakamkan, Jumat, dalam liang tempat jasad Budi sebelumnya dimakamkan.
Mayat Budi ditemukan warga di tepi Sungai Temas Lama, Desa Karanggondang, Blitar, Rabu (3/4/2019) pagi. Mayat Budi ditemukan di dalam sebuah koper oleh warga yang sedang mencari rumput.
Baca Juga: Syok Anaknya Disebut Gay, Ini Pengakuan Ayah Pemutilasi Mayat dalam Koper
"Hal ini terungkap dari misalnya ada yang share ada yang posting di Instagram, banyak yang nambah keingintahuan orang. Jadi kenapa film ini bisa jadi besar dan ditonton banyak orang, enggak lepas dari publik itu sendiri. Mereka juga ikut promosikan film ini," kata dia.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Setelah Eksekusi, Warga Mengaku Lihat Pemutilasi Guru Tari Lari Ketakutan
-
Kesaksian Warga di Lokasi Pembunuhan Mayat Dalam Koper di Blitar
-
Mayat dalam Koper, Aris dan Ajis Gantian Mutilasi Guru Tari Budi Hartanto
-
Tersangka Kedua Pemutilasi Mayat dalam Koper Tiba di Polda Jatim
-
Tersangka Pemutilasi Mayat dalam Koper Diperiksa, Kakinya Diperban
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Terkuak! Semburan Lumpur di Jalan Dupak Surabaya Ternyata Pipa Raksasa Petrokimia Gresik Bocor
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Peran BRILink Agen di Desa: Giatkan Ekonomi Lokal
-
Survei Arawicaksa: Kepuasan Kinerja Prabowo-Gibran Hanya 50,1 Persen, Harga Pangan Jadi PR Utama
-
Geger Semburan Lumpur Muncul di Jalan Dupak Surabaya, Warga Khawatir Lapindo Jilid 2
-
Skandal di Ruang Kelas: Dosen UPN Veteran Jatim Diduga Paksa Cium Mahasiswi Hukum