SuaraJatim.id - Kepolisian Jawa Timur akan melakukan rekonstruksi kasus mutilasi mayat dalam koper di Jawa Timur. Rekonstruksi akan dilakukan di sejumlah tempat di Blitar dan Kediri.
Seorang guru, Budi Hartanto dibunuh dan dipotong kepalanya. Mayat Budi pun dimasukkan ke dalam koper oleh Aris Sugianto, sang pelaku.
Kini salah satu lokasi rekonstruksi di warung di Jalan Surya, Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kediri. Di tempat ini Aris dan rekannya, Ajis Prakoso (23) membunuh Budi, Selasa petang (2/4/2019).
Puluhan warga telah memadati sekitar area warung sejak pagi buta. Mereka tidak hanya datang dari Desa Sambi, tapi dari beberapa wilayah di Kediri.
"Orang nyembelih kambing saja ngeri begitu, ini bagaimana orang bisa menyembelih manusia," ujar Lely, seorang warga yang turut menantikan proses rekonstruksi.
Lely yang rumahnya sekitar 1 km dari lokasi tempat pembunuhan, mengaku sudah dua kali bolak-balik dari lokasi ke rumahnya.
"Tadi habis anak berangkat sekolah sudah ke sini, ternyata lama nunggu nggak mulai, pulang dulu nerusin masak," ujarnya.
Kerumunan warga juga sudah terlihat di lokasi dibuangnya koper yang berisi jasad Budi yang tanpa kepal, yaitu di pinggir Kali Temas Lama, Desa Karanggondang, Udanawu, Blitar.
Kontributor : Agus H
Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Mayat Dalam Koper Digelar di 6 Lokasi
Berita Terkait
-
Rekonstruksi Pembunuhan Mayat Dalam Koper Digelar di 6 Lokasi
-
Getol Kasih Upah Sehabis Bersetubuh, Pemutilasi Ngaku Cintai Budi Hartanto
-
Ini Ungkapan Hati Pelaku Pembunuhan Mayat Dalam Koper
-
AS Sempat Bohongi Orang Tuanya Saat Ambil Koper Untuk Bungkus Mayat Budi
-
Polisi Beberkan Alasan Pelaku Memutilasi Kepala Budi
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Dijanjikan Naik Haji, Nenek 86 Tahun di Bojonegoro Tertipu 2 Bandit yang Kuras Hartanya
-
Ijazah Jadi Tawanan: Siasat Culas Perusahaan di Madiun Gembok Masa Depan Buruh dengan Uang Tebusan
-
Sindikat Joki Profesional Terjaring di UTBK Unesa: Tanam Chip di Telinga Sampai Dokumen Palsu
-
Terapkan Semangat Raden Ajeng Kartini, BRI Perkuat Peran Perempuan Lewat Srikandi Pertiwi
-
Misteri Pelajar SMK Diduga Ceburkan Diri ke Sungai Bengawan Madiun, Pencarian Masih Dilakukan