Polisi mencoba menenangkan ratusan massa wali murid soal ribut PPDB di Kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Kamis (20/6/2019) malam. (Suara.com/Dimas Angga P)
"Saya tidak tahu posisi beliau (Wali Kota Risma) dimana, yang pasti saat dipanggil, Ibu Wali Kota tidak keluar kan. Jadi mending saat ini bapak-ibu pulang, dan mempercayakan Pak Edi menyampaikan hal ini ke Ibu Wali Kota," imbau Anggai.
Anggota Polsek Genteng sempat mengamankan salah seorang wali murid yang terus berteriak-teriak. Namun hanya dipisahkan untuk sementara saja.
Dalam PPDB 2019 Surabaya, akan ada penambahan pagu atau kuota sebanyak 3.600 kursi, yang sebelumnya sudah disediakan 19.000 untuk SMPN di Surabaya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Pengamat Nilai Manuver KSP Listyo Bongkar Hambatan Birokrasi Jadi Investasi Jangka Panjang
- Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Sakit Apa? Meninggal Dunia di Usia 52 Tahun
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Puluhan Kiai Sepuh NU Berkumpul di Lirboyo, Soroti Keadilan dalam Kasus Gus Yaqut
-
Songsong Usia 131 Tahun, BRI Perkuat Komitmen Majukan Ekonomi Indonesia
-
Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih 196 KK Terdampak Kekeringan di Desa Kenongrejo Ngawi
-
Warga Blitar Menjerit BBM Sulit, Polisi Malah Temukan 6.000 Liter Pertalite Mengendap di SPBU
-
Rencana Hibah Rp2,3 Miliar untuk Kampung Religi Gus Iqdam Disorot DPRD: Ponpes di Blitar Bukan Satu