Polisi mencoba menenangkan ratusan massa wali murid soal ribut PPDB di Kantor Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Kamis (20/6/2019) malam. (Suara.com/Dimas Angga P)
"Saya tidak tahu posisi beliau (Wali Kota Risma) dimana, yang pasti saat dipanggil, Ibu Wali Kota tidak keluar kan. Jadi mending saat ini bapak-ibu pulang, dan mempercayakan Pak Edi menyampaikan hal ini ke Ibu Wali Kota," imbau Anggai.
Anggota Polsek Genteng sempat mengamankan salah seorang wali murid yang terus berteriak-teriak. Namun hanya dipisahkan untuk sementara saja.
Dalam PPDB 2019 Surabaya, akan ada penambahan pagu atau kuota sebanyak 3.600 kursi, yang sebelumnya sudah disediakan 19.000 untuk SMPN di Surabaya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Hasil Muktamar ke-35 NU: Evaluasi Kopdes, Rakyat Bukan Objek Pasar
-
Gus Kikin Pimpin PBNU, Ini Respon Sekjen Partai Golkar
-
Profil Gus Kikin, Ketum Baru PBNU: Pewaris Sanad Hasyim Asyari hingga Pengusaha
-
Gus Kikin Nahkodai PBNU 2026-2031, Terpilih Lewat Mekanisme AHWA untuk Pertama Kali
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon