SuaraJatim.id - Shalahuddin Al Ayyubi (30), tersangka kasus pembunuhan pelayan kafe bernama Hadryl Choirun Nissa langsung dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Polda Jatim seusai dihadirkan dalam rekonstruksi kasus tersebut.
Kapolsek Cerme AKP Iwan Harry Poerwanto menyampaikan, alasan polisi membawa tersangka Shalahuddin ke RS untuk memastikan apakah ada gangguan jiwa atau tidak yang dialami pemuda tersebut.
"Setelah rekontruksi ini, kami juga akan membawa pelaku ke RS Bhayangkara Polda Jatim guna menjalani pemeriksaan tes kejiwaan," kata Iwan seperti dikutip Beritajatim.com, Rabu (18/9/2019).
Menurutnya, pemeriksaan kejiwaan itu dilakukan lantaran Shalahuddin sempat melakukan tindakan asusila setelah menghabisi nyawa Nissa. Shalahuddin beronani dengan cara menempelkan alat vitalnya ke bagian intim mayat korban.
"Hal ini dilakukan karena berdasarkan pemeriksaan, pelaku melakukan perbuataan tidak senonoh, yakni sambil beronani serta menempelkan jaringan di organ vital korban,” katanya.
Sementara, dalam rekonstruksi kasus tersebut, Shalahuddin memeragakan sebanyak 37 adegan. Reka ulang itu untuk memastikan alur peristiwa pembunuhan terhadap Nissa. Polisi pun sempat menghadirkan wanita berhijab untuk menggantikan peran korban.
Diketahui, aksi pembunuhan itu terhadap Nissa terjadi di Kafe Penjara pada Selasa (10/9/2019) malam. Sehari setelah kejadian, polisi lalu meringkus Shalahuddin yang diduga sebagai pembunuh pelayan kafe tersebut.
Dalam kasus ini, Shalahudin dijerat dengan pasal berlapis dan tercanam hukuman seumur hidup. Penerapaan pasal itu di antaranya, yakni Pasal 265 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.
Baca Juga: Kasus Siswi SD Dipenggal, Pensil hingga Buku Tulis Berdarah Disita Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh