SuaraJatim.id - Polisi mengungkap fakta baru yang berhubungan dengan kasus pembunuhan Sugiyono alias Surono, yang mayatnya dicor istri dan anaknya di lantai musala rumah di kawasan Jember, Jawa Timur.
Ternyata Busani kembali menikah dengan seorang lelaki berinisial J pada Mei 2019 setelah mengeksekusi mayat suaminya pada Maret lalu.
Kapolres Jember Ajun Komisaris Besar Alfian Nurrizal menyampaikan, pernikahan itu juga disaksikan Bahar Mario, anaknya yang terlibat membunuh Surono.
“Setelah pembunuhan itu, B menikah siri dengan pria berinisial J pada akhir Mei 2019,” kata Alfian seperti dikutip dari Beritajatim.com, Kamis (7/11/2019).
Polisi pun telah memeriksa J sebagai saksi dalam kasus tersebut. Kepada polisi, J mengaku tak mengetahui insiden pembunuhan berencana yang dilakukan Busani dan anaknya.
Alfian menyampaikan, Busani juga kembali bercerai dengan J sebelum kasus ini terbongkar.
“J juga tidak tahu ada jasad dalam rumah. Sejak Mei hingga Oktober 2019, mereka hidup seperti layaknya orang berumah tangga. Namun 15 hari sebelum kejadian (pembunuhan) ini terungkap, mereka sudah berpisah dan menjalankan hidup masing-masing,” kata Alfian.
Namun bukan hanya Busani yang punya hubungan asmara. Saat masih hidup, ternyata Surono juga memiliki hubungan emosional dengan perempuan berinisial I. Inilah rupanya yang membuat sang istri marah.
Dari kompleksitas hubungan asmara dan ambisi Bhr menguasai harta warisan, membuat hidup Surono berakhir di ujung linggis. Bahar tahu sang ayah punya banyak uang dari hasil kebun kopi. Maka saat tidur, wajah sang ayah dihajar linggis Bahar. Mayatnya pun dikuburkan dalam tanah di bawah lantai musala.
Kasus pembunuhan ini baru terungkap, setelah polisi membongkar kuburan itu pada 3 November 2019. Terbongkarnya kasus ini salah satunya berkat laporan Kepala Dusun Juroju Misri alias Pak Edi. Ia mendapat cerita dari Bhr soal kematian Surono, dan melaporkannya kepada kepolisian.
Baca Juga: Tewas di Mesin Cuci, Banyak Bekas Luka di Mayat Bayi Sutina
Berita Terkait
-
Dari Semen Satu Sak hingga Bangun Musala, Kronologi Bahar Cor Mayat Ayahnya
-
Cor Mayat Ayahnya di Musala, Bahar Jual Motor Surono buat Modal ke Bali
-
Istri dan Anak Bersekongkol, Mayat Dicor di Musala Dilinggis saat Tidur
-
NU Jember Berkirim Surat ke PKB, Berharap Interpelasi Pemkab
-
Mayat Surono Dicor di Musala, Istri dan Anak Sebentar Lagi jadi Tersangka
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ironi di Balik Melesatnya Ekonomi Jatim: Sektor Pertanian Berjaya, Pengangguran Sarjana Tertinggi
-
Komplotan Pembalak Jati di Banyuwangi Digerebek, 5 Orang Kabur ke Dalam Rimba
-
Hardiknas, Gubernur Khofifah Luncurkan 40 Sekolah, Terima Rekor MURI & Hak Cipta Lagu "Jatim Cerdas"
-
Jalan Penghubung 3 Desa di Pacitan Bak "Jalur Neraka", Perbaikan Swadaya Tak Lagi Mempan
-
Kedok Rumah Dijual di Sidoarjo: Di Luar Sepi di Dalam Oplos Gas Elpiji Beromzet Puluhan Juta