SuaraJatim.id - Wali Kota Malang Sutiaji menegaskan tidak ada aksi sweeping pemakaian atribut Natal di wilayahnya. Pernyataan ini merespon viral surat pengelola Mal Olympic Garden (MOG) yang mengimbau pemilik tenan tidak memaksakan karyawannya memakai atribut bertemakan Natal, belum lama ini.
"Tidak ada sweeping, tidak usah membesar-besarkan itu. Kita jamin. Selama ini kehidupan antarumat beragama di Kota Malang rukun," katanya saat ditemui awak media di Balai Kota Malang, Selasa (26/11/2019).
Sutiaji menambahkan, kerukunan antarumat beragama di Kota Malang sangat kuat dan selalu terjaga. Sehingga, aksi sweeping oleh ormas apapun tidak pernah terjadi.
"Dibantah oleh wali kota, bahwa tidak pernah ada sweeping," ujar Politisi Demokrat ini.
Merespon imbauan pihak Mal Olympic Garden (MOG) ditujukan kepada pemilik tenan, Sutiaji menganggap hal itu sah-sah saja dilakukan.
"Yang lain juga tidak masalah jika mau mengeluarkan imbauan, karena itu (kebijakan) internal masing-masing dan mereka menyadari," tuturnya.
Sebelumnya sempat beredar dalam surat yang diedarkan pihak MOG bernomor 243/TR/MOG/EX/XI/2019 disebutkan kepada pemilik dan penyewa unit MOG Malang diimbau tidak menggunakan atribut natal.
Berikut isi surat edaran tertanggal 25 November 2019:
Kepada Yth
Baca Juga: Mal di Malang Edarkan Surat Tak Pasang Atribut Natal: Ada Sweeping Ormas
Bpk/Ibu
Pemilik & Penyewa Unit
MOG
MALANG
Di tempat
Dengan Hormat,
Sebelumnya kami ucapkan terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin selama ini.
Dalam rangka menyambut Hari Natal yang jatuh pada tanggal 25 Desember 2019, management menghimbau agar karyawan Bapak/Ibu tidak menggunakan atribut Natal.
Demikian kami sampaikan harap maklum dan terima kasih.
Kontributor : Aziz Ramadani
Berita Terkait
-
Penjelasan Pemkot Tangerang Soal Edaran Kenakan Gamis Hitam di Ciputat
-
Viral Pegawai Kecamatan Ciputat Wajib Pakai Gamis, Camat: Tidak Pernah Ada
-
Polisi Amankan Juru Parkir Viral di Malang
-
Viral Parkir Bus Rp 50 Ribu, Wali Kota Malang Ancam Pidanakan Juru Parkir
-
Wali Kota Malang Jelaskan Maksud Surat Edaran Ramadan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Mafia Masuk PTN Terbongkar: 3 Dokter Aktif di Jatim Jadi Otak Sindikat Joki UTBK Beromzet Miliaran
-
Duka di Balik Topeng Tawa: Kisah Tragis Badut Keliling Mojokerto yang Habisi Nyawa Mertua
-
Holding UMi Jadi Jawaban Atas Akses Pembiayaan Terintegrasi bagi Para Pelaku Usaha Mikro
-
BRILink Agen Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia, Transaksi Capai Rp420 Triliun
-
Tolak Rekrutmen Manajer KDMP: Protes Massal Pengurus Koperasi Desa Merah Putih ke DPRD Blitar