SuaraJatim.id - Polisi meringkus seorang wanita berinisial Rumiyanti alias Sari lantaran terlibat kasus pencurian telepon seluler merek iPhone 11 milik pemuda asal Australia, Reece Max Dunbier (19).
Dari penyidikan sementara, aksi pencurian itu dilakukan Sari setelah selesai berkencan dengan korban di Bounty hotel room 401 di Jalan Popies II Kuta.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Putu Ika Prabawa, pencurian yang dilakukan tersangka berlangsung, pada Kamis (2/1/2020) sekitar pukul 22.00 WITA.
Awalnya tersangka dan 3 temannya bertemu korban dan rekan-rekannya di kelab malam, Bounty Bar. Selanjutnya, mereka bersama-sama menuju penginapan korban di Bounty Hotel. Setelah tiba di Hotel, mereka pun berpisah mencari kamar masing-masing.
Korban Reece bersama seorang temannya satu kamar dengan Rumiyanti dan temannya. Setelah berkencan, tersangka dan temannya pamitan keluar dan meminta sejumlah uang. Namun tidak diberikan.
Beberapa menit tersangka pergi, korban baru tersadar iPhone 11 miliknya yang ditaruh di atas meja hilang. Akibatnya korban mengalami kerugian Rp 25 juta.
Setelah menerima laporan korban, anggota buser Polsek Kuta melacak keberadaan tersangka yang akrab dipanggil Sari.
Dari hasil penyelidikan, Polisi mengamankan Yusi rekan dari tersangka yang sebelumnya menginap di tempat korban. Yusi diamankan saat dugem di Bounty, pada Jumat (3/1/2020) sekitar pukul 02.00 WITA.
Dari keterangan Yusi, Polisi akhirnya mendapati keberadaan tersangka tinggal di Jalan Mataram Gang Jepun Kuta.
Baca Juga: Cuma Diupahi Rokok Sebungkus, Doyok Suruh 2 Pemuda Colong Motor
"Ketika diinterogasi tersangka mengakui mencuri iPhone 11 pro milik korban. iPhone disembunyikan di lantai parkiran mobil di belakang rumah kos," ujar Ika seperti dikutip Beritabali.com--jaringan--Suara.com, Selasa (7/1/2020).
Setelah Iphone berhasil ditemukan, tersangka Rumiyanti digiring ke Polsek kuta untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Tersangka mengaku mencuri Iphone korban karena merasa jengkel diusir dan ditampar korban," ujarnya.
Berita Terkait
-
Bunuh Warga di Belakang Polsek, Dua Pencuri Didor Polisi saat Ditangkap
-
Modal Pakai Kolor, Terakhir Residivis Ini Bobol Rumah Panitera PN Tuban
-
Tidak Pacaran saat Remaja Bukan Hal Menyedihkan, Ini Kata Peneliti
-
Kiprah Samadi jadi Maling, Modal Tanah Kuburan dan Ilmu Sirep
-
Tetangga Kemalingan, Ada Jejak Kaki yang Diyakini Warga Milik Tuyul
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Tangis Tengah Malam di Balik Tembok: Bayi Merah Ditemukan Menggigil di Tanah Tanpa Sehelai Benang
-
Rivalitas Melebur di GBT: Bonek Targetkan Sejuta Masker untuk Korban Karhutla Sumatra-Kalimantan
-
Atasi Krisis Air Bersih di Sumenep, Khofifah Salurkan Bantuan dan Rencanakan Sumur Bor 2027
-
Tertipu Sponsor, Pekerja Migran Asal Madura Terjebak di Libya dalam Kondisi Memprihatinkan
-
KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?