SuaraJatim.id - Seorang kakek berusia 64 tahun tak bisa menahan birahinya hingga perkosa bocah perempuan berusia 10 tahun. Mirisnya, bocah 10 tahun itu adalah tetangganya sendiri.
K, inisial kakek itu adalah warga warga Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek. Kini K sudah ditangkap polisi.
Polisi mengungkap perbuatan bejat itu K lakukan di rumah korban saat sedang sepi. Nenek korban saat itu sedang keluar menunaikan salat subuh.
Mengetahui rumah sedang sepi, K langsung merangsek masuk karena tahu pintu sedang tidak dikunci.
"Jadi tersangka ini langsung masuk rumah dan langsung masuk ke kamar korban. Kemudian pelaku melakukan perbuatannya (pencabulan)," kata Kapolres Trenggalek, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, Selasa (3/3/20).
Begitu masuk kamar dan mulai membuka rok, korban terbangun dan langsung berteriak. Pelaku yang panik lalu kabur. Di tengah jalan, nenek dan tetangga lain mengetahui K sedang berlari. Awalnya nenek korban tak menaruh curiga, namun ia jadi berang ketika cucunya mengadu.
"Saat masih menangis korban kemudian menceritakan kepada neneknya. Saat itu neneknya langsung melapor," papar Calvijn.
Tak lama setelah dilaporkan, K langsung diamankan polisi. Alumni Akpol 1998 ini menambahkan, polisi juga memberikan trauma healing kepada korban termasuk memberikan pendampingan psikologis.
K dijerat dengan pasal 82 (1) Undang-undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman lima belas tahun penjara. Hasil Pengembangan Petugas, K Sering Pamer Kemaluan dan Jadi Begal Payudara.
Baca Juga: Dapat Kenalan Online, Kakek Ini Bunuh Istri dan Kabur Bawa Sex Toys Sekoper
Berdasarkan hasil pengembangan petugas, selain mencabuli bocah sepuluh tahun, K juga pernah bertindak di luar nalar. Ia disebut sering mengeluarkan kemaluannya di hadapan banyak wanita.
K juga pernah menjadi pelaku begal payudara dan pantat warga sekitar rumahnya termasuk nenek korban dan beberapa wanita tetangganya. Kejiwaan K juga telah diperiksa petugas.
Hasilnya menunjukan, K punya kelainan seksual. Calvijn membantah kalau perilaku K ada hubungannya dengan ilmu hitam.
"Ini yang meresahkan masyarakat. Kami menghimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam menjaga buah hatinya," tutup Calvijn.
Kontributor : Farian
Berita Terkait
-
Pemkab Trenggalek dan Tulungagung Kirim 14 Ribu Masker untuk TKI Hong Kong
-
Polri: PDRM Tangkap Tersangka Kasus Tewasnya WNI di Malaysia
-
Pengakuan Mengejutkan Ibu Muda Otak Penculikan Bayi di Trenggalek
-
Tak Punya Anak, Ibu Muda Upahi Remaja Putus Sekolah Culik Bayi Tetangga
-
Ditinggal Ibunya Salat Asar, Tukang Becak Cabuli Cucu sambil Tonton TV
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Travel Reward untuk Frequent Traveler, Ada Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI
-
Skandal Narkoba Hotel Surabaya: 3 Anggota DPRD Fraksi Gerindra Diciduk Teler, Ini Identitasnya
-
3 Anggota DPRD Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, Bakal Lolos Penjara Lewat Jalur RJ
-
Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S
-
Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter