SuaraJatim.id - Wanita tewas digorok di Apartemen Puncak Permai Tower A Surabaya ternyata PSK. Dia dibunuh karena dianggap menghina pelanggannya.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho membeberkan alasan pelaku nekat melakukan pembunuhan tersebut. Ia mengatakan bahwa pelaku terbawa emosi karena apa yang diinginkannya tak sesuai. Pelaku adalah pelanggan jasa seks Ika.
Dalam peristiwa tersebut, pelaku bernama Junaidi Abdillah (20) menggunakan jasa seks yang ditawarkan oleh korban dengan tarif yang telah ditentukan. Karena merasa dibohongi ia emosi.
"Pelaku minta dua kali main (hubungan suami istri) tapi dalam pelaksanaannya ternyata korban mengingkari hanya mau sekali. Tapi bayarannya tetap seperti yang dijanjikan," beber Sandi saat konferensi pers di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (23/4/2020).
Emosi yang tak terkontrol tersebut membuat korban dan pelaku cek-cok. Pelaku yang melihat sebilah pisau di dekatnya mengambilnya lalu menganiaya korban hingga tewas.
"Sehingga terjadilah kejadian penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dari temuan kasus itu kemudian kami telusuri dan berhasil menangkap pelaku," ujarnya.
Sandi melanjutkan, Jasad Ika ditemukan sekitar pukul 4.30 WIB pada Rabu (22/4/2020). Ia tergeletak bersimbah darah di depan lift lantai 8 apartemen.
"Kami mendapatkan laporan dari masyarakat adanya korban pembunuhan dan kami langsung menuju TKP untuk menindaklanjuti. Tak berlangsung lama dalam 2x24 jam kami berhasil menangkap pelaku saat siang hari," jelasnya.
Kontributor : Arry Saputra
Baca Juga: Terduga Pelaku Pembunuhan Sadis di Apartemen Puncak Permai Ditangkap
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Pasar Agrobis Babat Membara: 10 Kios Ludes Terbakar dalam Semalam, Diduga Akibat Korsleting
-
Jaga Rekening Nasabah Tetap Aman, BRI Terus Perkuat Sistem Perlindungan
-
Khofifah Sambut 152 Siswa ADEM Papua di Jatim, Tegaskan Komitmen Cetak SDM Unggul
-
Diduga Masih Hidup, Keluarga Putuskan Hentikan Pencarian NS yang Hilang di Sungai Brantas
-
Pemprov Jatim Raih Penghargaan IDEAS 2026 atas Kinerja Komunikasi DEI dan ESG Terbaik