SuaraJatim.id - Seorang perempuan yang merupakan korban jambret di Kota Kediri, Jawa Timur meninggal dunia, setelah mengalami kecelakaan ketika berusaha memburu pelaku yang telah mengambil telepon selulernya.
"Kami masih usut perkara ini. Sekarang kami masih kembangkan kasus ini," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Kota Kediri AKP I Gusti Ananta, di Kediri, Selasa (28/4/20200 malam.
Kejadian kecelakaan itu di Jalan Kapten Tendean, Kota Kediri, sesaat setelah berbuka puasa.
Dua orang perempuan diketahui sedang mengendarai sepeda motor dan ternyata diincar oleh pelaku jambret.
Pelaku jambret yang juga mengendarai sepeda motor mengambil telepon seluler milik korban. Korban kemudian memburu pelaku hingga terjadi kecelakaan di lokasi Jalan Kapten Tendean tersebut, tepatnya Kelurahan Ngronggo, Kecamatan Kota, Kediri.
Sepeda motor korban berdekatan ke motor pelaku hingga keluar jalur. Sedangkan, dari arah berlawanan terdapat kendaraan sepeda motor, sehingga terjadi kecelakaan.
Korban jambret, pengendara sepeda motor tersebut meninggal dunia sesaat setelah kecelakaan, dan yang dibonceng juga mengalami luka-luka. Sedangkan, pengendara motor dari arah berlawanan tersebut juga mengalami luka. Mereka semua dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan.
Satu orang pelaku setelah kejadian itu sempat kabur ke arah kebun tebu yang berada di Puskesmas Ngronggo, Kota Kediri, dan satu orang yang jatuh dari sepeda motor berhasil diamankan warga.
Saat diinterogasi di lokasi kejadian, ternyata pelaku adalah residivis. Ia sempat hampir babak belur diamuk warga karena kejadian tersebut. Namun, polisi yang tiba di lokasi kejadian menenangkan warga, sehingga ia dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Viral! Video Jambret Kalung Modus Tanya Jalan Beraksi di Jogja
Jalan ke lokasi kejadian tersebut sempat ditutup. Polisi di lokasi dibantu warga juga melakukan evakuasi korban dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut. Sejumlah warga juga masih di lokasi saat kejadian berlangsung, termasuk membantu mencari pelaku jambret yang sempat lari tersebut. Hingga kini, pelaku masih dicari petugas.
Sumber: Antara
Berita Terkait
-
Jambret Berujung Laka Beruntun di Kota Kediri, Satu Tewas
-
Biaya Pengobatan Pasien Virus Corona di Kediri Tembus Rp 16 Juta
-
Kisah Diana Keliling Ambil Sampel Covid-19 untuk Diuji Lab: Tak Semua Mau
-
Nekat Mudik, Puluhan Kendaraan Disuruh Putar Balik di Pintu Masuk Kediri
-
Ratusan Pelajar di Kampung Inggris Dapat Bantuan dari Forum Kampung Bahasa
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Gamelan Disita, Seniman Terusir: Pemkot Surabaya Segel Sekretariat DKS
-
Ironi di Balik Melesatnya Ekonomi Jatim: Sektor Pertanian Berjaya, Pengangguran Sarjana Tertinggi
-
Komplotan Pembalak Jati di Banyuwangi Digerebek, 5 Orang Kabur ke Dalam Rimba
-
Hardiknas, Gubernur Khofifah Luncurkan 40 Sekolah, Terima Rekor MURI & Hak Cipta Lagu "Jatim Cerdas"