SuaraJatim.id - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menegaskan pasar-pasar di Malang Raya masih boleh beroperasi selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tapi belum jelas waktu PSBB Malang Raya.
Wagub Emil Dardak mengunjungi Pasar Tradisional Oro-oro Dowo, Kota Malang, Sabtu, (2/5/2020). Saat di Pasar Emil sempat berkomunikasi dengan warga Malang. Dia mendapat keluhan dari warga yang khawatir tidak bisa berbelanja ke pasar saat PSBB diterapkan di Malang Raya.
“Di Pasar Oro-oro Dowo tadi, ada yang berpikir jika PSBB nanti tidak bisa berbelanja. Saya katakan bahwa saat PSBB pun masyarakat boleh berbelanja. Pasar itu akan tetap beroperasi. Itulah yang berlaku di Surabaya, dan sekitarnya saat ini,” ujar Emil.
Dia pun meminta masyarakat untuk tidak panik dengan memborong sejumlah kebutuhan pokok jelang PSBB diterapkan. Sebab, meskipun PSBB nantinya resmi diterapkan untuk Malang Raya masyarakat tetap boleh pergi ke pasar untuk berbelanja kebutuhan pokok.
“Karena tadi ada yang berpikir, jika PSBB, tidak bisa belanja, maka dia pergi belanja sekarang. Padahal dengan PSBB pun boleh berbelanja dan memenuhi kebutuhan pokok. Tetapi sudah saya jelaskan untuk tidak khawatir saat PSBB diterapkan,” kata Emil.
Emil mengaku, dia juga telah menjelaskan kepada warga yang ada di pasar. Bila PSBB resmi diterapkan, warga boleh ke pasar dengan memperhatikan protokol kesehatan yang telah dibuat pemerintah.
Di antaranya anjuran physicial distancing dan tetap menggunakan masker kemanapun pergi.
“Saya katakan bahwa saat PSBB pun masyarakat boleh berbelanja. Asal saat berboncengan ke pasar merupakan orang se rumah atau pasanganya. Kalau tidak serumah ya tidak boleh berboncengan. Kalau naik mobil tidak boleh satu mobil 4 orang harus dua orang. Ini juga yang berlaku di Surabaya Raya,” tandasnya.
Baca Juga: Ridwan Kamil Rencana Tes Massal Virus Corona Warga Jabar saat PSBB
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Bentrok PSHT vs Ormas Maluku Satu Rasa di Surabaya, 3 Orang Terluka
-
Mantri BRI, Garda Terdepan Layanan Perbankan di Toraja Utara
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Warga 4 Desa Melawan Penutupan Akses Bendungan Lahor