SuaraJatim.id - Seorang perempuan yang tengah ngabuburit di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, mengaku menjadi korban kejahatan seksual dengan modus begal pantat.
Peristiwa pelecehan seksual di jalanan ini menjadi konsumsi warganet setelah diunggah pada grup instagram Infokediriraya.
Perempuan tersebut menuliskan peristiwa yang dialaminya di seputaran Jembatan Wijaya Kusuma Kabupaten Kediri dengan judul Curhatan Netizen ‘Jadi Korban Pelecehan Seksual di Jalanan’.
Dia berkisah, sore hari menjelang magrib korban bersepeda bersama temannya. Setelah melewati Jembatan Wijaya Kusuma dari arah Kecamatan Ngadiluwih menuju ke Kecamatan Mojo, tiba-tiba ada dua orang pria memegang pantatnya dari belakang.
“Min aku niat ngabuburit pedahan karo kancaku nek jembatan wijaya kusuma. La pas ndek taman arah nang mojo iku. enek wong rodok dewasa lah numpak motor vario goncengan. Iku ujuk-ujuk ndemek bok*ngku t min. (baca : Min aku berniat ngabuburit naik sepeda dengan teman di Jembaan Wijaya Kusuma pas di taman arah ke Kecamatan Mojo. Ada orang agak dewasan naik sepeda motor Vario berboncengan, tiba tiba memegang pantatku),” tulisnya seperti dikutip Beritajatim.com, Minggu (3/5/2020).
Tidak lama kemudian, ada seorang laki-laki yang masih berusia anak-anak melakukan hal serupa.
Remaja tersebut menaiki sepeda motor dari arah belakang korban langsung memegang bagian pantat korban.
Kedua pelaku langsung kabur ke arah barat (Kecamatan Mojo). Sementara korban hanya bisa berteriak-teriak. Namun tidak ada orang yang melintas.
“Jek gung enek 10 menit yo didemek neh karo wong bedo dee jek cah ciliklah. numpak motor vario. Aku arep nguber yo gak iso min. Pas aku bengak-bengok nek kono ra enek wong liwat. Jan ndredek aku sek an min sampek sak iki. (baca : Tidak berselang 10 menit pantat saya dipegang lagi oleh orang yang berbeda, tetapi masih anak-anak naik motor Mio aku mau nguber yang tidak bisa, pas aku berteriak-teriak tidak ada yang lewat)."
Baca Juga: Kasus Begal Payudara, Soraya Larasati Lapor ke Polisi
Curhatan netizen ini diunggah pada grup IG Infokediriraya dengan narasi : Waspada buat cewek yang sedang keluar di jalanan. #infokediriraya#kediri.
Unggahan itu mendapat banyak like warganet dan 77 komentar. Namun, mayoritas mengomentari secara negatif terhadap korban.
Mereka menyangkan aktivitas di luar rumah di tengah pandemi Korona yang dilakukan oleh korban hingga berujung terjadinya pelecehan seksual.
Kapolsek Ngadiluwih AKP Muklason yang dikonfirmasi meragukan kejadian tersebut. Kendati demikian, pihaknya langsung menerjunkan anggotanya untuk melakukan patroli keliling di seputaran Jembatan Wijaya Kusuma menjelang magrib.
Selain mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas, petugas juga menyampaikan imbauan physical distancing dan pemakaian masker.
“Jam berapa kejadiannya. Jangan-jangan Hoax. Saya jam 16.00 WIB sudah ada di Taman Jembatan Wijaya Kusuma,” ungkap AKP Muklason.
Berita Terkait
-
Nestapa 'Gagal Panen' di Kota Tahu saat Ramadan Gara-gara Wabah Corona
-
Tukang Becak Bantu Distribusi Bansos untuk Warga Terdampak Corona
-
Dipulangkan Ponpes, Lima Santri Asal Indramayu Terdampar di Kediri
-
Ada yang Positif Corona, Ini Pengakuan Santri Temboro Lolos Mudik ke Kediri
-
Nahas, Perempuan Korban Jambret Tewas Kecelakaan Saat Kejar Pelaku
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kisah Pilu Sopir dan Kernet Asal Mojokerto yang Terpisah saat KM Virgo Transport 8 Mulai Tenggelam
-
Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim
-
Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8
-
Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Lereng Gunung Lawu, Api Terlihat di Titik Ini
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Satu Keluarga Asal Kediri Turut Menjadi Korban