SuaraJatim.id - Pengadilan Agama Surabaya, Jawa Timur mengumumkan tutup sementara hingga selama sepekan ke depan setelah 27 orang yang bekerja di pengadilan itu dinyatakan positif terinfeksi COVID-19.
Panitera Pengadilan Agama Surabaya Abdus Syakur Widodo merincikan, dari 27 orang yang dinyatakan positif COVID-19, tujuh orang di antaranya hakim, 19 pegawai dan seorang dari keluarga pegawai.
"Sebenarnya aktivitas persidangan di Pengadilan Agama Surabaya sudah ditutup sejak 5 Agustus lalu," ujar Abdus sebagaimana dilansir Antara, Jumat (14/8/2020).
"Kemudian 6 Agustus kami gelar tes usap COVID-19, hasilnya 27 orang dinyatakan positif. Sehingga kami lakukan perpanjangan penutupan hingga sepekan mendatang," sambungnya.
Ia menjelaskan penutupan pertama pada 5 Agustus 2020 diberlakukan setelah seorang hakim dan pegawai sakit dan dinyatakan reaktif COVID-19 menurut hasil tes cepat.
Selanjutnya digelar tes usap pada 6 Agustus terhadap 116 orang, meliputi para hakim dan segenap pegawai Pengadilan Agama Surabaya beserta keluarganya.
"Berdasarkan hasil tes usap tersebut, kami sudah sampaikan ke Mahkamah Agung agar memberi rekomendasi ‘lockdown’ hingga selama sepekan mendatang," katanya.
Meski tutup sementarakan dipastikan Pengadilan Agama Surabaya tetap memberikan pelayanan;
Namun dilakukan secara terbatas dan terlebih dahulu harus mengajukan lewat dalam jaringan (daring), demikian Abdus Syakur Widodo.
Baca Juga: Aksi Tolak Omnibus Law di Gresik, Mahasiswa Blokir Jalan Akses ke Surabaya
Berita Terkait
-
Siap Maju Pilwakot Surabaya, Putra Sulung Risma Tunggu Rekom Megawati
-
Pemkot Surabaya Uji Coba Stadion GBT Sebelum Dipakai Piala Dunia U-20
-
Menperin: Sektor Otomotif Alami Perkembangan di Semester Kedua
-
Rincian 38 Orang di DPRD Jabar Positif Corona
-
Anies Perpanjang PSBB Transisi Keempat, Pasien Corona Tambah 575 Orang
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi
-
Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun
-
BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan
-
Banjir dan Longsor Terjang Malang Selatan, Sejumlah Akses Jalan Terputus
-
Longsor Rusak Pagar dan Plengsengan SDN 2 Pandean Trenggalek