SuaraJatim.id - Hujan tembakan gas air mata memborbardir massa aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di kawasan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Kota Surabaya.
Massa yang awalnya damai semakin sore semakin beringas. Di mulai dari aksi nyanyi dan melempar yel yel menolak beleid baru tersebut, massa terus bergerak maju membakar ban mobil di depan gedung.
Mereka kemudian menginjak-injak kawat berduri, lantas menjebol barikade polisi. Masa yang beringas kemudian melempari polisi dengan plastik berisi air, lalu terus berubah jadi melempar apa saja.
Pantauan SuaraJatim, dari situ polisi mulai mendesak agar massa akasi menghentikan tindakan tersebut. Tapi massa yang didominasi pelajar mahasiswa, SMK dan elemen masyarakat miskin kota itu tidak peduli.
Mereka terus melawan polisi dengan melempar kayu dan batu. Sampai akhirnya polisi membubarkan kerumunan menggunakan tembakan air mata.
Apakah aksi berhenti? Tidak. Mereka lalu melawan balik melempari mobil polisi menggunakan batu dan kayu, lantas menjungkirkannya.
Melihat ini polisi semakin represif dengan memborbardir mereka menggunakan gas air mata. Polisi berpakaian preman juga nampak menangkapi satu-satu massa aksi di sana.
Kontributor : Achmad Ali
Baca Juga: Viral, Mahasiswa ini Tidak Lupa Kerjakan Tugas Saat Ikut Aksi Unjuk Rasa
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
36 Kali Karhutla Landa Magetan Selama September, 52 Hektare Lahan dan Hutan Terdampak
-
Duh! Pipa PDAM Putus Terdampak Proyek Jembatan, Warga Surabaya Antre Air Bersih
-
MotoGP Mandalika 2026, BRI Dorong Transaksi Digital hingga Bisnis UMKM
-
Gubernur Khofifah Sampaikan Keberhasilan Nawa Bhakti Satya Saat Pimpin Upacara Hari Jadi ke-81Jatim
-
Gus Lilur Minta KPK Telusuri Dugaan Politik Uang di Muktamar ke-35 NU