SuaraJatim.id - Nakal banget orang ini. Namanya David Handoko (37) warga Dusun Jatikumpul, Desa Mojokumpul, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Dia memfitnah orang lain di media sosial.
Handoko memposting foto korban dan keluarganya di media sosial plus caption ujaran kebencian, yakni menyebut mereka sebagai jaringan teroris ISIS. Akibat perbuatan tersebut, David dicokok Tim Resmob Satreskrim Polresta Mojokerto.
Foto korban dan kerabatnya--yang pernah menjadi tetangga pelaku--tersebut diunggah di laman Facebook (FB) pribadi dengan tulisan: 'share ini pasukan ISIS terorganisir gembong teroris'. 'WONTED ini pasukan ISIS terorganisir'. Postingan tersebut diunggah di akun pribadi pelaku pada, Jumat (2/10/2020).
Tak hanya memposting foto korban beserta kerabat korban, pelaku juga memposting foto Polsek Kemlagi Polresta Mojokerto di akun pribadinya dengan nama yang sama. David Handoko.
Setelah mendapatkan laporan korban, anggota Tim Resmob Satreskrim Polresta Mojokerto melakukan penyelidikan dan mengamankan pelaku.
Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Rohmawati Lailah, mengatakan Tim Cyber Satreskrim Polresta Mojokerto yang melakukan patroli di dunia maya mendapati akun pelaku, David Handoko telah memposting ujaran kebencian.
"Akun tersebut menulis jika Polsek Kemlagi itu sarang ISIS," katanya, seperti diberitakan beritajatim.com, jejaring media suara.com, Selasa (13/10/2020).
Masih kata Kasat, anggota langsung melakukan penyelidikan dan meminta keterangan korban yang merupakan tetangga pelaku.
Para korban diviralkan di medsos dengan menulis jika para korban merupakan anggota ISIS. Setelah meminta keterangan para korban, lanjut Kasat, para korban mengaku tidak pernah bergabung dengan organisasi ISIS maupun teroris yang lain.
Baca Juga: Sidang Jerinx SID Digelar Tatap Muka, Jumlah Pengunjung Dibatasi
"Ini semua hanya karena yang bersangkutan ini, David Handoko, sakit hati dengan orang-orang yang sudah di share sehingga dia menuangkan kekesalan itu di media sosial. Di akun Facebooknya, yang mana sempat tadi diunggah foto-foto terkait sakit hatinya yang ditulis dalam media sosial,” katanya.
Pelaku sakit hati karena ada permasalahan dengan lingkungan, bahkan lanjut Kasat, pelaku pernah meluapkan sakit hatinya dengan membakar rumah tetangganya.
Pelaku melakukan postingan ujaran kebencian di medsos tersebut dengan harapan agar pihak kepolisian bertindak mengadili orang-orang yang sudah menyakiti hatinya.
"Maksudnya itu. Ini sebenarnya yang terjadi, namun dia tidak menyadari bahwa apa yang sudah dilakukan itu adalah keliru. Tidak benar. Pelaku terancam pasal 27 ayat 3 juncto pasal 45 ayat 3 Undang-Undang ITE Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU ITE Nomor 11 tahun 2008 dengan ancaman penjara 4 tahun penjara," ujarnya.
Dari tangan pelaku, diamankan sejumlah barang bukti berupa empat lembar gambar yang telah dicetak berisi konten penghinaan dan pencemaran nama baik.
Satu buah Handphone (HP) merk Xiomi dan satu file akun FB milik pelaku dengan nama akun David Handoko yang sudah di ekstrak ke flashdisk berikut hasil cetak.
Berita Terkait
-
Mahasiswa Mojokerto Demo UU Cipta Kerja Lagi, Teriaki Bupati Agar Keluar..
-
Jaring Korban Lewat Sosmed, Dua Pria di Mojokerto Jual Perempuan Online
-
Bikin Resah Pengguna Jalan, Tukang Palak Sopir Truk di Mojokerto Diciduk
-
Jadi Begini Pengakuan Pemilik Mobil Branding Paslon Penuh Uang di Mojokerto
-
Bawaslu Kab Mojokerto Panggil Pemilik Mobil Branding Paslon Penuh Uang
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi
-
Dwi Bagus Jagal Sadis Madiun: Si Pintar Lulusan ITB Diburu Korporasi Asing dengan Gaji 9 Juta/Hari
-
Detik-detik Honda CR-V Membara di Tol Jomo: Pengemudi 61 Tahun Lolos dari Kepungan Api
-
PG Jatiroto Buka Suara soal Dugaan Penggelapan 75 Ton Gula, Kerugian Pembeli Capai Rp1,2 Miliar
-
Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026