SuaraJatim.id - Praktik bisnis prostitusi yang dijalankan mucikari bernama Johan Rio Adi akhirnya berhenti usia polisi menggerebek tempat itu. Remaja 19 tahun itu menjalankan bisnis esek-esek berkedok warung kopi.
Harga sekali kencan dengan wanita di sana berkisaran Rp 150 ribu. Namun nilai itu harus dibagi dengan mucikari. Jadi perempuan yang menjadi pekerja seks komersial (PSK) hanya kebagian Rp 50 ribu saja.
Prostitusi berkedok warung kopi di Dusun Samaleak, Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik, ini dibongkar Polres Gresik beberapa hari lalu. Dari depan warung kopi itu seperti warung pada umumnya. Ia juga menjual kopi dan aneka jajanan ringan.
Namun ketika masuk ke dalam, ada beberapa bilik tempat tidur yang disedikan pemilik. Meskti tidak seberapa nyaman, ada saja pria hidung belang mengunjungi tempat tersebut untuk mengencani PSK.
Johan sebagai mucikari dan pengelola warung itu mengatakan, menarik tarif kepada para pria hidung belang sebesar Rp 150 ribu saja. Selain dapat service jasa PSK, juga sudah termasuk biaya fasilitas kamar, minyak gel dan tisue.
Selama pandemi, bisnis esek-esek yang dikelolanya mengalami penurunan. Tidak banyak lelaki hidung belang datang ke warung kopi miliknya. Selama pandemi Covid-19, hanya dua hingga tiga tamu saja yang datang.
"Rp 150 ribu dibagi dua, Rp 100 ribu untuk saya dan Rp 50 ribu untuk wanitanya tapi uangnya saya bawa dulu buat tabungan," kata Johan warga Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Gresik.
Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto mengatakan tempat tersebut beroperasi sudah lama. Modusnya warung menjual kopi. Tetapi ketika ada orang tanya perempuan yang bisa dikencani warung itu menyediakan. Dari hasil penyelidikan, ia akhirnya membongkar prostitusi itu.
"Seketika langsung kami lakukan penggerebekan. Semua yang terlibat kami amankan. Termasuk mucikari dan PSK nya," ungkap Kapolres saat menggelar pres rilis perkara di Mapolres Gresik, Kamis (15/10/2020).
Baca Juga: Innalillahi! Mantan Bupati Gresik Dua Periode Robbach Maksum Meninggal
Adapun beberapa PSK yang diamankan. Antara lain A (29), R (20), N (29), I (20), R (18), dan V (20). Semuanya bukan berasal dari Kabupaten Gresik melaikan dari Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
"Barang bukti yang diamankan buku tulis catatan rekap keluar kasuk tamu, uang tunai sebesar Rp 400 ribu, dua potong sprei, satu minyak gel, tisue bekas dan satu potong celana dalam dan bra," katanya.
Atas perbuantannya, Johan akhirnya harus diamankan polisi karena sudah memperdagangkan manusia. Ia dijerat dengan pasal 296 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
-
Innalillahi! Mantan Bupati Gresik Dua Periode Robbach Maksum Meninggal
-
Innalillahi! Peziarah Asal Jombang Meninggal Saat Zikir di Makam Sunan Giri
-
Ketua KPU Gresik Positif Covid-19, Tahapan Pilkada Tetap Lanjut
-
Tak Khawatir Corona, Pedagang Pasar Gresik Nekat Jualan untuk Anak Sekolah
-
Bikin Takjub, Nenek Usia 100 Tahun di Gresik Sembuh dari Virus Corona
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT
-
Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah