SuaraJatim.id - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto mengatakan hasil survei internal partainya menunjukkan Eri Cahyadi-Armuji unggul 6 persen dibanding lawannya Machfud Arifin-Mujiaman di Pilkada Kota Surabaya.
Menanggapi survei internal itu, calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin tak ingin terlalu ambil pusing. Berapapun hasil survei yang dipakai oleh pihak lawan menurutnya itu hanyalah hasil sementara.
"Ngomong (unggul) 20 persen ya enggak apa-apa. Itu kan masih survei internal," katanya saat dikonfirmasi SuaraJatim.id, Senin (26/10/2020).
Kendati demikian, Machfud tak ingin membeberkan survei internal dari timnya sendiri kepada media. Ia menyebut bahwa hasil survei dari timnya akan dibeberikan jika sudah ada waktu dan momen yang pas.
"Kalau survei internal dari kami ya kan nanti aja ada masanya. Yang penting itu pada akhirnya saja, hasilnya nanti," ujarnya menegaskan.
Machfud mengaku tak ingin terlalu memikirkan unggul atau tidaknya dukungan yang diberikan oleh masyarakat jika persentase yang diberikan masih sekadar survei internal partai. Walaupun itu penting bagi strategi untuk mendapatkan dukungan ke depannya.
"Biarkan tim saya yang bekerja nanti. Mau dia ngaku 10 persen 20 persen kalau kalah ya tambah nangis kan," katanya sembari tertawa.
Sebelumnya, Hasto mengungkapkan, dari hasil keunggulan 6 persen itu pihaknya merasa percaya diri dalam Pilkada Kota Surabaya nanti. Ia optimistis Surabaya akan kembali merah. Artinya pasangan Erji akan menang dalam kontestasi lima tahunan pilihan wali kota nanti.
Menurut Hasto, selisih keunggulan itu bakal semakin lebar Jika PDIP menambahkan jumlah warga yang belum disurvei. Yaitu dari kalangan pemilih pemula.
Baca Juga: Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto Yakin Surabaya Kembali Merah
Selain itu, faktor pemicu keunggulan paslon Erji. Pertama, Erji merupakan kandidat penerus Tri Rismaharini. Sehingga, warga Kota Pahlawan tak ragu mendukung keduanya.
Kedua, warga pun optimistis pasangan ini mampu melanjutkan program-program yang sudah dirancang Risma. Yakni berpihak pada wong cilik. Serta mensejahterakan warga.
Sedangkan ketiga warga tentu melihat sosok Eri dan Armudji. Kemampuan Eri tidak perlu diragukan. Dia berasal dari birokrat. Memiliki bekal kemampuan membangun Kota.
Kontributor : Arry Saputra
Berita Terkait
-
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto Yakin Surabaya Kembali Merah
-
Beda Simbol! Machfud-Mujiaman Limousine, Eri-Armuji Odong-Odong
-
Jawaban Risma Disebut Tak Netral dan Halalkan Segala Cara Menangkan Jagonya
-
Dugaan Pelanggaran Etik Penyelenggara Pemilu Surabaya, DKPP Periksa 9 Orang
-
Wali Kota Risma Dinilai Tak Netral, Halalkan Segala Cara Menangkan Jagonya
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
OTT KPK di Madiun: 7 Fakta Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR yang Menyeret Wali Kota
-
8 Fakta Kronologi OTT KPK di Madiun, Wali Kota Ikut Dibawa ke Jakarta
-
Melampaui Target! Realisasi Investasi Jatim 2025 Tembus Rp147,7 Triliun
-
Perkuat Pendidikan, Khofifah Resmikan Fasilitas dan Revitalisasi 22 SMA/SMK/SLB
-
Satu Keluarga Jadi Korban Angin Kencang di Bondowoso, 3 Orang Luka-luka