SuaraJatim.id - Anak Pramonon Anung, Hanindhito Himawan Pramono yang menjadi calon tunggal dalam Pemilihan Bupati Kediri berusaha mendongkrak suara melawan kotak kosong dalam merebut kursi nomor satu di wilayah tersebut.
Salah satu yang dilakukan Dhito, sapaannya, dengan menggandeng Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dalam berkampanye.
Bersama Ganjar, Dhito mendatangi Destinasi Wisata Sumber Paron di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Mereka berdua blusukan dengan mengendarai skuter.
Setibanya di Sumber Air Paron, Dhito dan Ganjar disambut pelaku UMKM. Keduanya sempat mencicipi aneka olahan UMKM, seperti, peyek kacang, rengginang dan minuman jamu tradisional.
Dalam kesempatan itu, Ganjar memberikan saran kepada Dhito untuk mengakomodir seluruh suara masyarakat Kabupaten Kediri.
Selain itu, Dhito juga diminta menjaga integritas, melakukan reformasi birokrasi dan memperhatikan kaum minoritas, mulai dari anak-anak, perempuan dan penyandang difabel.
“Mas Dhito adalah calon tunggal, maka tinggal bagimana suara masyarakat didengar. Usulan saya, mulai sekarang timnya sudah ada nomor telpon yang disebar dan akun medsos. Kemudian kalau sudah dilantik ditambah satu aplikasi laporan, sehingga mudah diakses masyarakat,” katanya seperti dilansir Beritajatim.com-jaringan Suara.com.
Ganjar mengaku mengenal Dhito sejak kecil. Ia pun sangat antusias saat diajak diskusi. Dirinya berharap apa yang dicintai-citakan oleh Dhito yang dianggap keponakannya terwujud.
Sementara itu, Dhito mengaku banyak belajar dari kepemimpinan Ganjar di Jateng dalam mengelola dan mengembangkan UMKM.
Baca Juga: Rival Anak Pramono Anung di Pilkada 'Kalah Sebelum Bertarung'
Bila terpilih dalam Pilkada 9 Desember mendatang, dia berjanji untuk mewajibkan aparatur Pemkab Kediri mengonsumsi dan memakai produk UMKM lokal.
“Beliau paham betul mengelola dan mengembangkan UMKM terbukti di Jawa Tengah, dengan Lapak pak Ganjarnya. Hari ini data UMKM yang masuk izinnya kita bantu 1.200-an. Maka bagaimana kedepannya untuk mengembangkan dengan berbagai pelatihan, dan dari Dinas digalakkan menggunakan UMKM mulai makanan dan produk pakaian seperti batik, diminta Pemkab menggunakan dan bangga menggunakan,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang
-
Mitsubishi Destinator Ultimate: 7-Seater Family Car yang Bikin Perjalanan Keluarga Lebih Mewah
-
Tak Perlu Ribet, Qlola Mobile BRI Permudah Akses Finansial Perusahaan
-
Bantuan Pangan di Tulungagung Tak Tersalur 100 Persen, Ini Penyebabnya
-
Disorot Publik, Gibran Akhirnya Mundur dari Jabatan