Ia menuding bahwa yang memecah belah PDIP justru Risma. Hal itu dibuktikan Mochtar dengan menyebut bahwa wali kota Surabaya itu tak menghargai Almarhum Soetjipto dan Bambang DH serta Megawati.
"Saya tidak melawan PDIP, saya melawan arogansi. Contohnya saat ada caleg dari PDIP, dari Eri sendiri, fotonya cuma Bu Risma. Foto Bu Mega, Bung Karno enggak ada. Padahal itu kebanggaan PDIP. Hal-hal seperti ini dilawan. Jangan dikaburkan," tegasnya.
Dengan pemecatan tak membuat Mochtar takut. Justru ia berharap kepada seluruh kader PDIP untuk tak pernah ragu ketika berjuang untuk kebenaran.
"Harapan saya pada seluruh kader, jangan pernah ragu ketika berjuang untuk kebenaran. Jangankan dipecat, dibunuh pun saya juga tetap tidak takut. Ini kebenaran," katanya.
Di kesempatan sama, Ketua Banteng Ketaton Surabaya, Herlambang juga menyayangkan pernyataan Djarot yang menyebut bahwa MAJU melakukan politik devide et impera ala kolonialisme Belanda.
"Saya menyayangkan sikap dan perkataan Djarot. Karena menuding Machfud Arifin memecah belah partai. Kami banteng ketaton dibentuk sebelum ketemu Machfud Arifin. Kami datang ke Machfud, bukan sebaliknya," ujarnya.
Menurut Herlambang, adanya pemecatan ataupun pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oleh PDIP justru membuat nama Banteng Ketaton semakin besar dan diketahui banyak orang.
"Yang jelas dengan pernyataan itu, jumlah kami makin besar. Apel siaga di pilkada di tiap TPS," katanya.
Baca Juga: Tim Machfud-Mujiaman Bantah Kampanye Pakai Bantuan BNPB: Tak Masuk Akal..!
Berita Terkait
-
Tim Machfud-Mujiaman Bantah Kampanye Pakai Bantuan BNPB: Tak Masuk Akal..!
-
Bawaslu Selidiki Dugaan Bantuan BNPB Dipakai Kampanye Paslon di Surabaya
-
Musrenbang Pemkot Surabaya Tak Efektif, Mujiaman Janjikan Rp 150 Juta/RT
-
Eri-Armuji Janji Selesaikan Masalah Surat Ijo Semudah Balik Telapak Tangan
-
Posko Baru Machfud-Mujiaman Mepet Rumah Dinasnya Risma
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
Terkini
-
Petaka Cari Kayu Bakar: Nenek di Ponorogo Tewas Terjebak Kobaran Api di Lahan Jati
-
Jokowi Sambangi Tenda Pengungsi Gempa Palue, Ini Respon Bupati Juventus
-
Asap Hitam Membubung! Pabrik Sepatu di Mojokerto Terbakar Hebat saat Karyawan Bekerja
-
Menu MBG Diduga Basi! 10 Siswa SLB di Blitar Tumbang, Wali Murid Tuntut Evaluasi
-
Harhubnas 2026, Gubernur Khofifah Gratiskan Tarif Layanan Trans Jatim Hari Ini