SuaraJatim.id - Seorang petugas Jasa Marga Kota Surabaya bernama Arif Trilaksana (24) dicokok kepolisian setempat lantaran memakai ganja. Arif beralasan biar nyenyak tidur.
Dari pengakuannya, Arif mengaku sudah bertransaksi dan mengkonsumsi ganja sebanyak dua kali di kantornya.
"Transaksinya melalui online, kemudian dikirim di suatu tempat dan saya mengambilnya. Baru dua kali, konsumsi karena susah tidur pak," ujarnya kepada SuaraJatim.id, Kamis (3/12/2020).
Kanit Timsus Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Iptu Yudhi Triananta Saeful Mamma, menjelaskan penangkapan terhadap pelaku dilakukan dari hasil pengembangan dari teman yang sebelumnya tertangkap. Arif diamankan di Jalan Tol Gempol-Pandaan, Selasa (1/12/2020) dini hari.
"Jadi saat target sedang melaksanakan patroli, kita minta untuk minggir ke bahu jalan dan kita amankan. Dan di situ kita dapatkan dua poket ganja beratnya kurang lebih 2 gram," kata Iptu Yudhi.
Saat ini polisi tengah melakukan pendalaman kasus ini untuk bisa mengungkap siapa pelaku yang melakukan transaksi secara online. Harga yang dipatok mulai dari Rp 100 ribu sampai Rp 400 ribu.
"Sampai saat ini kami masih mengejar siapa di balik jaringan transaksi secara online itu dan siapa yang menjalankan bisnis narkoba secara online itu," katanya.
Kontributor : Arry Saputra
Baca Juga: Penyesalan Anggota Gengster Remaja Surabaya Setelah Bunuh Lawannya
Berita Terkait
-
Penyesalan Anggota Gengster Remaja Surabaya Setelah Bunuh Lawannya
-
Viral Video Sopir Bus Ugal-ugalan Nyaris Dimassa, Sering Lawan Arah
-
Geng Remaja Tanggung Surabaya Janjian Tawuran Subuh-Subuh Lewat Medsos
-
Sadis! Satu ABG Luka 17 Tusukan Dalam Tawuran Antar Geng Remaja di Surabaya
-
Surat Risma Ajak Warga ke TPS Coblos Eri-Armuji Dilaporkan ke Bawaslu
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Waka BGN Suspend Dua SPPG Milik Orang yang Mengaku Cucu Menteri dan Menekan Kepala SPPG
-
Kapolres Bojonegoro: 11 Kasus Narkoba Berhasil Diungkap dalam Dua Bulan Terakhir
-
Kronologi Penemuan Granat Nanas di Lemari Warga Jember, Berawal dari Kiriman Orang Tua
-
Trans Jatim Gratis Saat Lebaran 2026, Warga Bisa Silaturahmi Nyaman Tanpa Biaya
-
Mudik Lebaran 2026: BRI Operasikan Posko Lebaran 2026 dan 238 Armada Bus Gratis