SuaraJatim.id - Sebanyak 27 pekerja Metro TV Biro Surabaya dikabarkan terpapar virus Covid-19. Kekinan, semuanya tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Darurat Lapangan (RSDL) Indrapura, Surabaya.
Informasi tersebut beredar melalui pesan berantai di WhatsApp Group (WAG).
"Sekitar 27 kru Metro TV Biro Surabaya positif COVID-19 dan hari ini masuk RS Lapangan. Dari total kru sekitar 35 orang, 27 positif. Semoga lekas sembuh, dan kita semua di sini sehat-sehat terus. Jangan lupa olah raga, jaga kesehatan diri, dan berdoa pada Tuhan bukan pada ATM".
Dikonfirmasi mengenai kabar ini, dokter ahli RSDL Indrapura dr Christrijogo Sumartono membenarkannya. Ia menyampaikan bahwa semua pekerja Metro TV yang dirawat saat ini dalam kondisi stabil.
"Mungkin dia di kantornya mengadakan tracing terus kemudian diswab dan positif karena beberapa rumah sakit penuh makanya saya masukkan ke tempat saya," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (3/12/2020).
Chris juga mengatakan bahwa kondisi mereka ketika masuk rumah sakit lapangan dalam kondisi baik-baik saja. Mereka merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG).
"Kondisinya baik-baik semua tadi masuk baik-baik semua gak ada gejala apa-apa," ujarnya.
Chris menambahkan bahwa semua pekerja Metro TV masuk ke RSDL Indrapura siang tadi. Semuanya dipastikan mendapatkan perawatan karena kapasitas rumah sakit masih longgar.
"Kami memang membuat rumah sakit itu kalau gak salah 357 bed kalau full penuh. Sampai hari ini kami sekitar 212 yang terisi," kata dia.
Baca Juga: Habis Libur Panjang, Zona Merah Covid-19 di Jatim Bertambah Jadi 4 Daerah
Sementara itu, Head of Corporate Communications Metro TV Fifi Aleyda Yahya, mengatakan secara tertulis kalau pihaknya meminta doa agar seluruh yang positif COVID-19 segera sembuh.
"Mari kita terus ikhtiar menjaga kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin cuci tangan," katanya.
Kontributor : Arry Saputra
Tag
Berita Terkait
-
Habis Libur Panjang, Zona Merah Covid-19 di Jatim Bertambah Jadi 4 Daerah
-
Sudah 4 Kepala Daerah di Jatim Positif Covid-19, Terakhir Wali Kota Malang
-
Lahir Dari Ibu yang Positif Covid-19, Ternyata Bayi Ini Kebal Virus Corona
-
Bandel! Warga Madura Nekat Gelar Balapan Kelereng Saat Pandemi
-
Siswa SMAN 1 Pamekasan Positif Covid-19, Pelajaran Tatap Muka Jalan Terus
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
7 Santri di Surabaya Jadi Korban Bejat Guru Ngaji
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya