SuaraJatim.id - Tragis nian dialami pasangan sejoli muda-mudi di Kabupaten Mojokerto ini. Keduanya terlibat kecelakaan setelah sepeda motornya tabrakan dengan dump truk di Jalan Raya Dusun Kejambon, Desa Gondang, Kecamatan Gondang.
ANA (14), inial seorang pemuda asal Desa Sumbersono, Kecamatan Dlanggu, kabupaten setempat, yang mengendarai sepeda motor Honda GL tanpa nopol membonceng pacarnya, Rahmadini warga Desa Mlaten, Kecamatan Puri. Motor yang dikendarai sejoli ini menabrak dump truk, Selasa (15/06/2021).
Saat kecelakaan itu keduanya terjatuh di jalan raya. Keduanya dalam posisi berpelukan mengalami luka parah. ANA tewas saat dievakuasi ke rumah sakit, sementara Rahmadini mengalami luka-luka berat.
Kronologis peristiwa bermula saat kendaraan dump truck nopol S 9024 UN dikendarai Nur Afandi (28) warga Desa Bleberan, Kecamatan Jatirejo, melaju dari arah barat ke timur. Sementara motor yang dikendarai ANA dan pacarnya melaju dari arah sebaliknya.
Diduga korban mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga saat kendaraan dump truk melintas tidak bisa menghindar. Karena jarak kedua kendaraan sudah dekat sehingga adu moncong pun tak bisa dihindari.
Akibat adu moncong tersebut, kedua korban terjatuh dengan posisi pengendara memeluk Rahmadini. Korban meninggal saat dievakuasi ke RS Sumber Glagah Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Sementara perempuan yang diboceng, Rahmadini mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan di RS Sumber Glagah Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Petugas dari Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto yang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto, Ipda J Wihandoko mengatakan, kecelakaan lalu-lintas menyebabkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal.
"Iya, kendaraan yang dikendarai korban tidak sesuai spectek yang ada. Dia menggunakan ban kecil, knalpon brong, spion tidak terpasang," katanya, dikutip dati beritajatim.com, jejaring media suara.com.
Baca Juga: Seorang Warga Kota Mojokerto Meninggal Diduga Covid-19, Puluhan Kontak Erat Dites Swab
Berita Terkait
-
Seorang Warga Kota Mojokerto Meninggal Diduga Covid-19, Puluhan Kontak Erat Dites Swab
-
Buaya di Kali Sadar Mojokerto Ditangkap Warga Pakai Sarung, Ini Penampakannya
-
Di Mojokerto Juga Viral Kemunculan Buaya di Sungai Sadar
-
Enggak Kalah Keren, Deretan Wisata Sejarah di Mojokerto Ini Wajib Kamu Singgahi
-
Habis Cerai, Janda Cantik di Mojokerto Gantung Diri di Jendela Kamar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Pegang KTA Gatut Sunu Wibowo Tak Diakui Kader, Alasan Gerindra: Belum ikut Bimtek
-
Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka
-
Selamat Tinggal 'Zombi Digital': Sekolah di Jawa Timur Resmi Batasi Penggunaan Gadget
-
Cegah Dampak Negatif Digital, Pemprov Jatim Resmi Berlakukan Pembatasan Gadget di SMA/SMK/SLB