SuaraJatim.id - Pemerintah Kota Surabaya memoles Bunker Tegalsari menjadi coworking space agar dapat lebih bermanfaat, terutama aktivitas ekonomi kreatif.
Bunker dipoles sedemikian rupa oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP-CKTR) dengan tetap mempertahan keasliannya.
“Jadi sebelumnya kondisi bunker Tegalsari ini dipakai untuk kantor Satgas PU Bina Marga, lalu beralih tempat penyimpanan peralatan siaga bencana oleh BPB Linmas. Lalu kini dialihfungsikan menjadi tempat fasilitas ekonomi,” kata Kepala Bidang Bangunan dan Gedung DPRKP-CKTR Surabaya Iman Krestian dikutip dari timesindonesia.co.id --jejaring media suara.com, Minggu (20/6/2021).
Ia melanjutkan, bentuk bangunan bunker Tegalsari tetap sesuai aslinya mengingat bangunan tersebut adalah aset sejarah. Namun pemugaran untuk coworking space tetap diberi sentuhan kekinian, dicontohkannya landscape (taman), perbaikan kebocoran atap, lantai, dan dinding, kemudian penataan interior.
"Bangunannya memang tidak kami ubah sama sekali. Hanya diperbagus dan dienahi bebarapa kerusakan saja. Kita buatkan juga toilet di dekat area tetapi tetap tidak mengubah keaslian bunker,” jelasnya.
Berikutnya, lanjut dia, pengelolaan bunker Tegalsari akan diserahkan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk menyediakan kegiatan pelatihan dan sejenisnya.
Terkait kapan coworking space Bunker Tegalsari Surabaya dibuka, Iman mengatakan masih menunggu perintah lebih lanjut dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Selain sebagai co-working space tempat ini nantinya juga dijadikan sebagai 'etalase' produk-produk UMKM.
Baca Juga: Anniversary Persebaya Bentrok, Ini Alasan Polisi Adang Bonek ke Gelora 10 Nopember
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Harga TV Coocaa 40 Inch di Blibli, Pilihan Smart TV Ramah Kantong
-
Detik-Detik Dramatis Evakuasi Sopir Pikap yang Terjepit dalam Kecelakaan Beruntun di Ngawi
-
Asap Ngebul di Ruang Rapat DPRD Jember: Bupati Kaget, BK Tak Berdaya Karena Aturan
-
Saya Khilaf: Anggota DPRD Jember Minta Maaf Usai Viral Main Gim dan Merokok saat Rapat
-
Pemuda Trowulan Tewas Usai Tabrak Truk Diam di Bahu Jalan Sambiroto Mojokerto