SuaraJatim.id - Pelaku pembacokan penjual gado-gado di Surabaya akhirnya dibekuk polisi. Ilham (23), warga Jalan Gembong Gg II DKA, dibekuk di rumahnya selang tiga jam setelah peristiwa itu.
Sementara korbannya Choirul Imron (43), saat ini masih dirawat intensif di RSUD dr Soetomo. Ia mengalami luka menganga pada kepala dan badannya akibat sabetan senjata tajam.
Seperti dijelaskan Kapolsek Tambaksari Kompol M. Akhyar, usai mendapatkan identitas pelaku polisi langsung melakukan pengajaran. Ia ditangkap saat akan melarikan dari rumahnya.
Dari penangkapan tersebut, petugas juga menyita barang bukti parang yang belum sempat dibuang oleh pelaku.
"Setelah identitas dan alamat pelaku sudah dikantongi anggota melakukan pengejaran dan dapat menangkap di rumahnya bersama barang bukti parang yang digunakan," kata Akhyar, seperti dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Minggu (09/01/2022).
Terkait motif pembacokan, Akhyar menegaskan untuk sementara masalah hutang piutang. Namun pihaknya masih akan memintai keterangan terhadap pelaku.
"Seperti kita ketahui, motifnya masalah hutang piutang dan pelaku merasa tersingung hingga terjadi pembacokan. Namun kami masih akan memperdalami keterangannya, juga keterangan saksi saksi," ujarnya.
Polisi mengapresiasi warga yang cepat memberi respon dengan melaporkan peristiwa berdarah tersebut ke Kepolisian dan memberikan keterangan sehingga dapat membantu petugas mengungkap pelaku.
"Selama ini kami selalu melakukan diskusi Kamtibmas dengan warga yang dikemas dalam cangkrukan (kumpul) dan membuat group WhatsApp, sehingga ini sangat membantu menjalin komunikasi, seperti halnya dengan laporan kejadian yang itu," ujarnya.
Baca Juga: Penjelasan Kejagung Soal Viral Anak Tukang Sapu Surabaya Nilai Psikotest CPNS-nya Nol
Berita Terkait
-
Penjelasan Kejagung Soal Viral Anak Tukang Sapu Surabaya Nilai Psikotest CPNS-nya Nol
-
Cuaca Hari Ini Wilayah Jatim Diramalkan Bakal Diterpa Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin
-
Penjual Gado-gado di Surabaya Terkapar Bersimbah Darah di Jalanan Dibacok Parang
-
Aksi Eri Cahyadi saat Banjir Surabaya Dianggap Pencitraan, Netizen: Biar Kelihatan Sibuk
-
Pembunuhan Sadis Warga Tandes Surabaya Dipastikan Bukan Perampokan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Ratusan Pendaki Padati Gunung Lawu Demi Ritual 1 Suro
-
Monopoli dan Insiden Keracunan: 18 SPPG di Tulungagung Disetop Paksa
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Pelaku Belum Tertangkap, Keluarga Korban Pembunuhan di Bangkalan Minta Kejelasan
-
First Time ke Banyuwangi, Raline Shah Penasaran dengan Keindahan Alamnya