SuaraJatim.id - Kasus pencurian tali pocong di Pemakaman Umum Desa Tulangan Kabupaten Sidoarjo menggegerkan warga setempat. Kuburan Siti Kalsum dibongkar kemudian tali pocongnya raib.
Ternyata, Siti meninggal di hari Jumat legi dalam kalender Jawa. Selepas dimakamkan, kuburannya juga sempat dijaga oleh keluarganya sampai sebelum kasus pencurian itu terjadi.
Namun lima hari setelah meninggalnya Siti, ternyata pencurian benar-benar terjadi, Selasa (08/02/2022). Seorang warga setempat melihat kuburannya dibongkar orang.
Seorang warga yang menolak disebut namanya mengatakan, tali pocong almarhumah hilang. Padahal sebelumnya keluarga almarhumah sempat berjaga di makam.
"Iya benar ada yang ngambil tali pocong almarhumah. Mungkin dibuat ngilmu ya, kan meninggalnya malam Jumat Legi," katanya, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Sesudah almarhumah meninggal, kata dia, keluarga juga sempat melakukan penjagaan di makam secara bergantian. Bahkan terakhir menjaga, sebelum kejadian, yakni sekitar pukul 02.00 WIB.
Sementara itu, pihak Kepolisian setempat membenarkan terkait informasi hilangnya tali pocong di tempat pemakaman umum Desa Tulangan itu.
"Tali pocong sudah diganti dengan tali yang baru dan kuburan sudah dirapikan kembali oleh keluarga dan warga setempat. Dalam hal ini, pihak keluarga juga sudah mengikhlaskan," kata petugas Kepolisian Polsek Tulangan.
Seorang pemuda Tulangan bernama Alam (28) menceritakan, pencurian tali pocong almarhumah diketahui oleh seorang warga yang melihat ada satu makam dengan kondisi terbongkar, Selasa (8/2/2022) sekitar pukul 05.00 WIB.
Baca Juga: Warga Sidoarjo Digegerkan Kasus Pencurian Tali Pocong Mayat yang Meninggal Jumat Legi
"Pertama kali saya dengar kabar itu dari tetangga saya, katanya ada makam yang dibongkar dan dicuri tali pocongnya," katanya.
Ia menerangkan usai kabar pencurian tali pocong itu menyebar, warga kemudian melaporkan hal itu kepada juru kunci makam.
Setelah dilakukan pengecekan, ternyata benar ada yang membongkar dan mengambil tali pocong jenazah yang meninggal pada malam Jumat Legi (Kalender Jawa) itu.
Berita Terkait
-
Warga Sidoarjo Digegerkan Kasus Pencurian Tali Pocong Mayat yang Meninggal Jumat Legi
-
Terungkap Fakta Pasien Positif Varian Omicron, Gejalanya Ringan dan Rawat Inapnya Juga Cepat
-
Pemuda Curi Helm di Parkiran Masjid Al-Muhajirin Sidoarjo, Aksinya Terekam CCTV
-
Adang Truk Cari Tumpangan, Nyawa Remaja Asal Blora Melayang Terlindas Tronton di Tuban
-
Polda Jatim Beri Pendampingan Para Korban Pencabulan Habib Di Pamekasan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri
-
Dua Kos di Surabaya Jadi Tempat Simpan Sabu, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun