SuaraJatim.id - Sebuah prasasti baru ditemukan oleh Tim Ekskavasi Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur. Prasasti bertuliskan aksara jawa kuno ini ditemukan di Situs Gemekan Kecamatan Sook Kabupaten Mojokerto.
Prasasti ini berukuran 91 centimeter lebar 88 centimeter dan ketebalan 21 centimeter ditemukan di hari ketiga, Rabu (9/2/2022) kemarin. Demikian disampaikan Ketua Tim Ekskavasi Situs Gemekan, Muhammad Ichwan.
Untuk lokasinya, Ichwan menjelaskan, ditemukan di bagian sisi dalam bagian timur laut candi. Candi Gemekan sendiri merupakan candi dengan trah tangga yang ada di sisi timur. BPCB akan mengundang ahli untuk membaca tulisan di prasasti itu.
"Saat ini, prasasti kami amankan di kantor BPCB Jawa Timur. Kami bisa memperlihatkan denah dari struktur yang ada di Situs Gemekan ini," katanya, seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (10/2/2022).
"Biar ahlinya yang membaca biar lengkap. Ada beberapa yang sudah mencoba membaca apakah itu masa sebelum Majapahit? Pada umumnya candi itu berfungsi untuk pemujaan. Namun terkait untuk pendarmaan siapa, nanti semoga dari informasi prasasti itu bisa mengungkap itu," katanya.
Menurutnya, dari prasasti yang ditemukan tersebut akan muncul informasi yang banyak. Baik penanggalan, siapa yang mengeluarkan prasasti tersebut, agama apa? Ichwan menjelaskan, jika dari sisi denah sudah kelihatan bentuknya.
"Di hari keempat, sudah diketahui sisi-sisi berapa lapis. Namun kami juga memperhatikan tanah halaman pada waktu itu, bisa kami perlihatan di sisi timur dan selatannya," ujarnya.
"Untuk dasarnya kurang lebih hampir 2 meter, namun kalau diperkirakan mepetnya lebih dangkal lagi. Nanti bisa dilihat di sisi selatan," katanya.
BPCB menduga, Situs Gemekan merupakan batur karena bagian tubuh atap sudah tidak diketahui. Di hari keempat, Tim Ekskavasi mencoba menelusuri komponen yang ada di Situs Gemekan selain ditemukan prasasti di hari ketiga, Rabu kemarin.
Baca Juga: Rendy Bagus, Pecatan Polisi Terdakwa Kasus Aborsi Jalani Sidang Pekan Depan di PN Mojokerto
"Apakah nanti ini dilengkapi pagar keliling, hari ini kami untuk membuka dari struktur ini. Apakah merupakan pagar? Hari ini, kami gali. Selain struktur, prasasti, hari ini kami mencoba untuk mencari pagar. Temuan lepas lainnya, ada fragmen benda gerabah, keramik dan juga ada bagian bata yang berprofil," tuturnya.
Ichwan menambahkan, diduga batu bata yang memiliki profil tersebut bagian dari struktur yang dulunya dulunya ada profilnya. Untuk prasasti yang ditemukan tersebut tinggal separuh bagian dengan tinggi 91 cm lebar 88 cm dan ketebalan 21 cm dan tulisan Jawa kuno.
"Biar ahlinya yang membaca, di sini teknis arkeologinya. Insya Allah sudah, kan kami targetnya yang ada di gundukan tanah dan sudah kita dapatkan. Ada indikasi struktur (sisi timur, red) yang membujur ke arah selatan, 50 cm sampai 60 cm," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Rendy Bagus, Pecatan Polisi Terdakwa Kasus Aborsi Jalani Sidang Pekan Depan di PN Mojokerto
-
Banjir Luapan Kali Lamong Merendam Tiga Desa di Kabupaten Mojokerto
-
Ibu Muda Embat Motor Pegawai Toko Ponsel di Mojokerto, Modusnya COD HP, Aksinya Terekam CCTV
-
Dugaan Korupsi PT BPRS Kota Mojokerto, Negara Dirugikan Rp 50 Miliar
-
Modal Senpi Mainan, Komplotan Curanmor Ini Gasak Belasan Motor di Mojokerto
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Bebas Bersyarat 2 Napi Lapas Blitar Dicabut, Buntut Aniaya Napi hingga Tewas
-
4 WNA Perempuan Pencuri Emas 135 Gram di Surabaya Diciduk, Beraksi Saat Malam Natal
-
Cuaca Ekstrem Mengancam Jawa Timur hingga 20 Januari, Berpotensi Banjir dan Longsor
-
Banjir Bengawan Jero Rendam Puluhan Sekolah di Lamongan, Siswa Dijemput Pakai Perahu
-
Ratusan Tukang Jagal Bawa Sapi ke DPRD Surabaya, Tolak Relokasi RPH Pegirian ke Tambak Osowilangun