SuaraJatim.id - Kecalakaan tragis terjadi di Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme Gresik, Minggu (12/2/2022) pagi. Seorang pedagang ayam keliling, tewas tergencet dump truk.
Tubuh korban hingga motornya sampai masuk ke bawah kolong truk. Identitas korban bernama Tatag (42), warga Desa Sidowungu Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik.
Korban yang memakai motor Nopol L 3533 YW mengalami lula parah di bagian perut dan tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP).
Kronoligis kejadian bermula saat kendaraan dump truk yang dikemudikan Hadi Purnomo (27) berjalan dari arah utara ke selatan. Dump truk bernopol L 9198 UL, itu terlalu banyak mengambil haluan ke kanan. Sehingga tubuh truk itu masuk ke arah berlawanan.
Sedangkan dari arah berlawanan sebuah truck colt diesel yang dikemudikan Mustakim (69) warga Sidoarjo berjalan dengan kecepatan sedang. Karena jarak yang terlalu dekat, dua truk itu bertabrakan dari samping.
Nahasnya, dump truk yang dikemudikan Hadi Purnomo malah oleng ke kanan. Sehingga truk warna hijau itu manabrak dua pengemudi motor sekaligus. Yakni, Naila Syufiyahningsih (20) pengemudi motor honda beat dan Tatag pedagang ayam keliling.
Beruntungnya, Naila selamat namun Tatag tewas di tempat. Ia mengalami luka parah dibagian perut. Motornya sampai terseret hingga keluar jalur dan masuk ke parit. Bahkan rombong ayam yang biasanya dibuat jualan hancur berantakan.
Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Suharto mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan petugas di lapangan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari data petugas, laka yang menewaskan pedagang ayam keliling itu jenis tabrak samping.
"Iya jadi pengemudi drum truk terlalu mengambil jalur ke kanan, sehingga membentur truk yang berlawanan arah, lalu oleng dan menabrak dari samping dua sepeda motor," katanya saat dikonfirmasi.
Dua motor yang menjadi korban, satu diantaranya kondisinya luka ringan. Naila warga Desa Menganti itu mengalami luka pada kaki kanan dan tangan kiri. Sedangkan motornya hanya mengalamai kerusakan bagian depan.
"Tapi korban atasnama Tatag tewas di tempat. Korban kemudian dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina," paparnya.
Adapun akibat dari kejadian laka tersebut, sempat terjadi kemacetan. Ditambah, Jalan Raya Cerme menuju Beunder itu kondisinya dalam perbaikan. Arus lalu lintas bisa kembali normal setelah petugas turun ke lapangan.
Kontributor : Amin Alamsyah
Berita Terkait
-
Tiap Tahun Sudah Diperbaiki, Tapi Saban Musim Hujan Banjir Akibat Luapan Kali Lamong Terus Tak Terbendung
-
Tim Ahli Sebut Jembatan Kacangan Gresik Patah dan Roboh Disebabkan Longsor
-
Sungai Lamong Meluap Lagi, 8 Desa di 2 Kecamatan di Gresik Terendam Banjir
-
Pasutri di Gresik Ini Kompak Bobol Rumah Orang, Spesialis Garong Rumah Kosong
-
Aksi Donor Darah Peringati Bulan K3, Semen Gresik Sumbang Ratusan Kantong Darah
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Gubernur Khofifah dan Kepala BRIN Perkuat Kolaborasi Riset dan Hilirisasi Inovasi
-
5 Mahasiswi UNU Blitar Jadi Korban Pelecehan Dosen di Kelas
-
Pengasuh di Tulungagung Culik Bayi 17 Bulan, Tertangkap Saat Hendak Seberangi Selat Sunda
-
7 Santri di Surabaya Jadi Korban Bejat Guru Ngaji
-
Dijual Rp400 Juta: Horor Penyekapan Warga Jepang di Markas Scamming Surabaya