Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Taufiq
Sabtu, 07 Mei 2022 | 17:29 WIB
Wahana perosotan yang berada di Water Park Kenjeran Surabaya yang sudah di Police Line. (SuaraJatim/ Dimas Angga)

SuaraJatim.id - Sebanyak 16 orang mengalami luka-luka, saat kejadian ambrolnya perosotan di Water Park Kenjeran Surabaya. Dari jumlah itu 15 korban masih dirawat di Rumah Sakit Dr Soewandi dan Dr Soetomo Surabaya.

Seperti yang dijelaskan oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata (DKKORP) Kota Surabaya, Wiwiek Widayati, saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu (7/5/2022).

"Karena memang ini kan musibah, harapan kita semua kan dalam keadaan baik, jadi mudah-mudahan tadi ada 16, 1 sudah bisa pulang, yang 7 masuk ke Dr Soewandi, 8 ke Dr Soetomo, dewasa 4 sisahnya anak-anak," ujar Wiwiek.

Hingga saat ini, pihak pengelola atau pemilik kolam renang belum bisa dikonfirmasi oleh awak media maupun pemerintah setempat.

Baca Juga: Belasan Orang Jadi Korban, Pengelola Kenpark Surabaya Diminta Tanggung Jawab

"Kita akan komunikasikan ke pemiliknya. Belum ada klarifikasi, karena belum ketemu dengan pihak pengelola," terangnya.

Saat ini, kolam renang Water Park Kenjeran Surabaya sudah di Police Line oleh petugas kepolisian, dan dipastikan kolam tersebut tutup hingga penyelidikan berlangsung.

"Sudah di Police Line, jadi saya yakin pemilik akan lebih mengantisipasi. Untuk penyebab masih di cek ulang," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Anton Elfrino Trisanto sempat mengatakan jumlah dari korban sebanyak 17 orang.

Berikut ini nama-nama korban :

Baca Juga: Kesaksian Pengunjung Kenpark Surabaya, Detik-detik Seluncuran Ambrol Sebabkan Belasan Orang Luka

Korban yang berada di RS Dr Soewandi Surabaya

Load More