SuaraJatim.id - Sebuah kecelakaan tragis menimpa mobil ambulans di Kabupaten Ngawi Jawa Timur. Ambulans membawa pasien itu ditabrak kendaraan mobil Agya warna merah, Jumat (13/05/2022).
Peristiwa ini terjadi di Perempatan Tiara masuk Kelurahan Beran Kecamatan/Kabupaten Ngawi sekitar pukul 12.30 WIB. Padahal, ambulans tersebut mengangkut seorang pasien ke rumah sakit.
Akibat peristiwa ini kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Kecelakaan kedua mobil bahkan melukai seorang pengendara sepeda motor yang berhenti di lampu merah. Kemudian pasien dalam ambulance harus dioper untuk menuju RSUD dr Widodo Ngawi.
Untuk kronologisnya, kecelakaan berawal saat mobil ambulance nopol AE 1284 PD yang dikendarai Sumantri Subijanto (69) warga Perumahan Puri Jumantoro Desa Mantren, Kecamatan Karangrejo, Magetan Jawa Timur melaju dari arah selatan.
Ambulans yang menyalakan sirine dan lampu strobo itu menerobos lampu merah sesuai dengan protap dan hendak menuju RSUD dr Widodo Ngawi. Namun, dari arah barat melaju mobil Agya merah nopol AE 1389 JB yang dikendarai Prayitno (34), warga Desa/ Kecamatan Pitu, Ngawi.
Kecelakaan tak terhindarkan, mobil Agya menabrak ambulans hingga terpelanting ke arah utara dan menabrak Kania Handayani (18) pengendara motor Vega nopol AE 4382 JAG warga Desa Kedungputri, Paron, Ngawi.
Akibatnya, dua kendaraan roda empat itu mengalami kerusakan. Pun, Kania mengalami babras kaki dan kendaraanya rusak. Usai kejadian, pasien atas nama Kiran (60) warga Widodaren Ngawi yang dibawa dalam ambulans dioper ke ambulans lain guna mendapatkan perawatan untuk penyakit ginjalnya. Beruntung, pasien tersebut tidak mengalami luka.
"Saya berjalan dari arah Maospati menuju ke RSUD dr Widodo. Sirine dan lampu strobo sudah nyala karena bawa pasien dalam kondisi darurat," ujarnya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com
"Karena dari arah selatan lampu masih merah saya terobos lewat kanan. Tiba-tiba dari arah barat ada mobil Agya, akhirnya menabrak ambulans yang saya bawa," kata Sumantri, Jumat (13/5/2022)
Baca Juga: SMA di Ngawi Boleh Gelar Wisuda Seiring Kasus Covid-19 Melandai
Hal tersebut juga senada dengan Kania Handayani, pengendara motor yang jadi korban kecelakaan itu. Dia menyaksikan sendiri kalau ambulans yang dikendarai Sumantri sudah menyalakan sirine dan menerobos lampu merah karena kondisi darurat. Namun, mobil Agya yang dikendarai Prayitno terlalu kencang dari arah barat sehingga menabrak ambulans.
"Saya kan dari arah utara. Berhenti karena lampu merah. Dari arah selatan ada ambulans dengan menyalakan sirine. Tapi dari barat ada mobil Agya kencang akhirnya menabrak dan ikut menabrak saya," kata Kania.
Polisi yang datang ke lokasi melakukan olah TKP. Dari pengecekan surat dan kelengkapan, ditemukan kalau SIM A milik Prayitno yakni pengemudi Agya sudah habis masa berlaku per 19 Januari 2022. Seluruh kendaraan dievakuasi dan jadi barang bukti. Berikut dibawa ke unit Gakkum Polres Ngawi.
Berita Terkait
-
SMA di Ngawi Boleh Gelar Wisuda Seiring Kasus Covid-19 Melandai
-
Truk Tabrak Pilar Jembatan di Tol Ngawi Solo, Sopir dan Kernet Tewas
-
Ambulans Terobos Arus Satu Arah Demi Bawa Keluarga Liburan, Warganet Geram: Duh, Kelakuan
-
Arus Balik Lebaran 2022, Sehari Ini Dua Kecelakaan Tragis Terjadi di Jalur Pantura Tuban
-
Bocah yang Viral Gegara Meme Wajah Menyeringai, Meninggal Dunia di Usia 16 Tahun karena Bunuh Diri
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Salurkan Kredit Rp1.645,5 Triliun dan Perkuat Pembiayaan UMKM
-
Obral Akun WA Rp500 Perak, Hacker Asal Krian Raup Rp100 Juta untuk Promosi Judol Kamboja
-
Modus Stempel Palsu & Belanja Fiktif: Ketua dan Bendahara KONI Pasuruan Dijebloskan ke Penjara
-
Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh
-
Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi