SuaraJatim.id - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik buka suara terkait pungutan atau tarikan biaya Rp 2 juta kepada siswa yang daftar ulang saat PPDB di MAN 1 Gresik.
Diberitakan sebelumnya, tarikan atau pungutan biaya jadi sorotan publik usai viral di media sosial. Calon siswa perempuan ditarik Rp2.650.000 dan siswa laki-laki dibebankan Rp2.350.000. Riciannya, Rp1.400.000 untuk operasinoal dan sisanya seragam.
Kasi Pendma Kemenag Gresik, Masfufah mengklaim tarikan biaya tersebut telah sesuai PP Nomor 48 Tahun 2008 terkait pendanaan pendidikan bersumber dari pemerintah maupun masyarakat.
"Dan itu diperbolehkan (Sekolah menarik iuran, red)," katanya mengutip dari Timesindonesia.co.id jejaring Suara.com.
Terkait tarikan tersebut, Masfufah mengaku sudah meminta klarifikasi kepada Kepala MAN 1 Gresik Muhari. Ternyata, ada miskomunikasi antara wali murid.
Uang yang dibayarkan itu, terang Masfufah digunakan untuk membeli seragam serta biaya pendidikan selama satu tahun yang tak tercover oleh Dana BOS.
"Jadi ada juga seperti biaya seragam dan juga dana pendidikan seperti ekstrakulikuler, kalender, majalah sekolah. Juga kegiatan PHBI dan PHBN yang tidak dicover BOS," imbuh dia.
Menurut Masfufah, setiap siswa mendapat dana bantuan operasional dari pemerintah pusat sebesar Rp1,2 Juta/tahun. Untuk kasus tersebut, dia mengaku ada alur kesalahan tarikan.
Seharusnya kata Masfufah, pihak MAN 1 Gresik melakukan rapat terlebih dahulu sebelum menentukan biaya.
Baca Juga: Terpopuler Kemarin: Muhammadiyah NU dan MUI Mengecam Ritual Pria Menikah dengan Kambing di Gresik
"Ada tahapan yang hilang di sana, masih butuh pembinaan lagi," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Emak-emak Petani di Gresik Geruduk Polres, Minta Dugaan Korupsi Alat Pertanian Diusut
-
Ribuan Orang Tua Sedang Harap-harap Cemas, Ridwan Kamil Pastikan PPDB Jawa Barat Adil dan Transparan
-
Terpopuler: Ridwan Kamil Bagikan Kabar Bahagia, Reaksi Tak Terduga Salmafina Sunan Soal Kembali Peluk Islam
-
Pria Gresik Menikahi Kambing Dicap Haram MUI, Sebut Dosa Besar Meski Konten
-
Perahu Terbalik di Pulau Bawean, Penumpang Mayoritas Anak-anak dan Perempuan Jadi Korban
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Buntut Viral Intimidasi Turis China: Sopir Angkutan di Probolinggo Akhirnya Minta Maaf
-
KPK Perpanjang Masa Tahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
-
Penjual Tempe Menjadi Korban Penyiraman Air Keras di Pacitan, Pelaku Berjas Hujan
-
Bedah Perbedaan Galaxy S26 Ultra dan S25 Ultra, Worth It untuk Upgrade?
-
Gara-gara Tembok Tutupi Toko, 2 Emak-emak di Lamongan Ribut Berujung Lemparan Batu Bata