Gus Fahmi menceritakan bagaimana lika-likunya menjadi pengasuh pesantren putri. Menurut Gus Fahmi, memang tidak mudah menjadi pengasuh pesantren yang seluruh santrinya merupakan perempuan. Akan tetapi dengan niat yang ikhlas dan ketekunan semua godaan itu bisa teratasi.
"Jadi evaluasi bersama bahwa, yang namanya pengasuh atau pengurus itu harus dipilih dengan tepat dan benar. Cari yang memang kuat tahan nafsu dan segala macam, agar tidak sampai jebol seperti kejadian yang kemarin itu," kata Gus Fahmi.
Disisi lain Gus Fahmi juga meminta agar aparat penegak hukum memberikan hukuman maksimal bagi para tersangka kekerasan seksual. Apalagi para tersangka merupakan tokoh di lembaga pendidikan baik pesantren maupun sekolah, yang semestinya menjadi pelindung bagi anak-anak atau santri.
"Jadi PR-nya Kemenag dan pemerintah terkait hukuman teruntuk pelaku yang jadi guru atau paham agama, bisa hukuman diperberat dengan hukuman berlapis begitu untuk memberikan efek jera," tukas Gus Fahmi.
Kontributor : Zen Arivin
Berita Terkait
-
Diduga Komplotan Penipuan Jadi Bulan-bulanan Warga Jombang
-
AJI Yogyakarta dan Solo Kecam Pelecehan Seksual Jurnalis di Stadion Maguwoharjo
-
Riswan Curi Speaker Masjid karena Tak Makan 2 Hari dan Ibunya Sakit, Kapolres Jombang Pilih Membebaskannya
-
Izin Batal Dicabut, Ponpes Shiddiqiyyah Jombang Bisa Beraktivitas Kembali Seperti Sedia Kala
-
Izin Operasional Ponpes Shiddiqiyah Jombang Batal Dicabut, Ini Alasannya
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Skandal Pasien Hantu di Jember: Kejari Sita HP Para Direktur RS, Bongkar Mafia Klaim JKN
-
Jembatan Gondang Ditutup: Rute Bus Tulungagung-Trenggalek Lebih Jauh, Harga Tiket Naik?
-
Sore Berdarah di Sukorame: Jeritan Histeris Membuka Tabir Kematian Tragis Sang Pemasar
-
Masalah IPAL, Operasional 11 SPPG di Ponorogo Dihentikan
-
7 Tahun Beruntun Murid Jatim Diterima di PTN Tanpa Tes, Gubernur Khofifah: Bukti Kualitas Pendidikan