SuaraJatim.id - Pelaku pembacokan pelajar SMK Raden Patah, Mojosari, Mojokerto akhirnya diringkus polisi. Disinyalir, pelaku masih satu sekolah dengan korban.
Kabar penangkapan ini dibenarkan Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Gondam. Ia menyatakan, saat ini pelaku sudah diamankan dan masih dalam proses pemeriksaan penyidik kepolisian.
"Iya benar (sudah diamankan), jumlahnya 3 orang," kata AKP Gondam dalam pesan singkat saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (15/9/2022).
Hanya saja, Gondam menyatakan belum bisa menyampaikan lebih rinci perihal penangkapan ini. Sebab, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku.
"Mohon waktu ya mas," ucap Gondam singkat.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun dari internal kepolisian, salah satu pelaku yang diamankan berinisial FB. Ia merupakan pemuda asal Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
"Diamankan kemarin, sekitar pukul 18.00 kemarin (Rabu, 14/9). Langsung dibawa ke Unit Pidum Satreskrim," ungkap sumber.
Diberitakan sebelumnya, seorang pelajar SMK Raden Patah, Mojosari Mojokerto, dibacok orang tak dikenal (OTK). Pelajar kelas XII itu dibacok saat pulang dari sekolah.
Informasi yang dihimpun, korban yakni Muhammad Bagus Aditya. Ia merupakan remaja asal Dusun Tawangsari, Desa Ngrowo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.
Baca Juga: Pendaki Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto Belum Ditemukan, 75 Petugas Gabungan Sudah Dikerahkan
Kala itu korban yang mengendarai sepeda motor Beat S 4243 QN baru keluar dari sekolah di Jalan Airlangga, Kelurahan Kauman, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Saat perjalanan itulah, korban kemudian dibacok dari belakang.
Bagus mengalami luka cukup parah di bagian lengan belakang. Korban kemudian dilarikan warga ke RS Kartini, Mojosari. Hingga kini belum diketahui motif pembacokan tersebut.
Berita Terkait
-
Pendaki Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto Belum Ditemukan, 75 Petugas Gabungan Sudah Dikerahkan
-
Pelajar SMK di Mojokerto Jadi Korban Pembacokan, Polisi Buru Pelaku
-
Aksi Kakek-kakek Jual Air Mineral Rp20 Ribu di Puncak Gunung Penanggungan, Bikin Warganet Salut; Murah Banget
-
Kronologis Mahasiswa Asal Pasuruan Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto, Pamitnya Kegiatan Kampus
-
Pemuda Asal Pasuruan Hilang saat Nge-camp di Bukit Krapyak Mojokerto
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Gudang Siluman hingga Masuk Gang Sempit: Siasat Licik Penjual Miras di Surabaya Dibongkar Satpol PP
-
Cekcok Pagi Berujung Maut, Pria di Blitar Tewas Dihantam Gagang Cangkul Tetangga
-
Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun
-
Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum
-
Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT