SuaraJatim.id - Sejumlah peristiwa masih menjadi sorotan di Jatim kemarin, Selasa (22/11/2022). Mulai dari kepulangan pasien terakhir korban Tragedi Kanjuruhan Malang dari RSAA sampai tewasnya santri asal Ngawi di pondoknya.
Selain itu masih ada sejumlah peristiwa lain menjadi sorotan, misalnya update hasil pertandingan Piala Dunia 2022 Qatar dan peristiwa lain:
1. Pasien terakhir korban Tragedi Kanjuruhan pulang
Kemarin pasien terakhir korban Tragedi Kanjuruhan Malang sudah pulang dari RSUD Saiful Anwar. Dengan demikian, seluruh pasien korban tragedi pada Sabtu, 01 Oktober 2022 tersebut sudah dipulangkan.
Pasien terakhir yang dipulangkan setelah menjalani perawatan di RSUD Saiful Anwar Malang tersebut bernama Novita Ramadhani, berusia 18 tahun. Pasien tersebut merupakan warga Desa Segareng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.
Dijelaskan Kepala Sub Bagian Humas RSUD Saiful Anwar Malang Dony Iryan Vebry Prasetyo, pasien tersebut sudah dipulangkan pada Senin (21/11) kurang lebih pukul 13.00 WIB.
"Kemarin sudah dipulangkan, kurang lebih pukul 13.00 WIB," kata Dony dikutip dari ANTARA, Selasa (22/11/2022).
2. Kekalahan Argentina dari Arab Saudi
Argentina dikalahkan klub Asia, Arab Saudi dengan sekor tipis 1-2 dalam laga perdana Grup C Piala Dunia 2022 Qatar. Laga ini sendiri digelar di Stadion Lusail Kota Doha.
Baca Juga: Seluruh Pasien Korban Tragedi Kanjuruhan Sudah Pulang dari RSAA, Novita yang Terakhir
Kekalahan Argentina ini tentu mengejutkan para pecinta bola dunia. Timnas Argentina sebenarnya berhasil unggul terlebih dahulu pada menit ke-10 berkat gol penalti Lionel Messi.
Permainan disiplin tinggi Arab Saudi berbuah hasil. Pressing ketat membuat Argentina gagal mempertahankan keunggulan itu dan tampak sangat kewalahan.
Sampai akhirnya Saleh Al-Shehri mencetak gol cantik pada menit ke 49, kemudian gandakan Salem Al-Dawsari pada menit ke 54. Timnas Arab Saudi berhasil comeback mengalahkan Argentina meski hanya melepaskan dua tembakan tepat sasaran sepanjang laga.
3. Polisi Surabaya bekuk pencuri motor
Polisi Surabaya membekuk seorang pria bernama Aldi (29), warga Jakarta yang indekos di Ngagel Tirto Kota Surabaya Jawa Timur ( Jatim ). Aldi dibekuk lantaran mencuri motor orang.
Aldi, yang disebut-sebut sebagai penyuka sesama jenis alias seorang gay, itu mencuri motor pacarnya sesama jenis berinisial WA (21), yang tidur terlelap di Kosan Jalan Menur Pumpungan, Sabtu (19/11/2022).
Tag
Berita Terkait
-
Seluruh Pasien Korban Tragedi Kanjuruhan Sudah Pulang dari RSAA, Novita yang Terakhir
-
Novita, Pasien Tragedi Kanjuruhan Akhirnya Pulang Usai Dirawat 50 Hari di RSSA
-
Gempa Bumi Cianjur Jadi Duka Bagi Masyarakat Jatim Juga
-
Struktur Candi di Prigen Belum Ditemukan Meski Sudah 5 Hari Ekskavasi
-
Berkas Perkara Tersangka Tragedi Kanjuruhan Dikembalikan ke Kejaksaan
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung
-
Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki
-
Langkah Terakhir Sang Penakluk Puncak: Maliya Finda Pulang ke Pelukan Bumi Kelahiran
-
Jatim Pimpin Pertumbuhan Ekonomi di Jawa, Kemiskinan dan Pengangguran Terus Turun
-
Akui Persib Favorit, Bernardo Tavares: Persebaya Datang Bukan untuk Menyerah