SuaraJatim.id - Peristiwa ini harus menjadi pelajaran bagi orang-orang yang sedang merawat orang tua (kakek atau nenek) di rumah. Sebaiknya jangan ditinggal sendirian.
Setidaknya kakek dan neneknya titipkan kepada tetangga kanan atau kiri ketika pergi. Jangan sampai peristiwa yang menimpa Wartini (71), nenek pengidap stroke di Magetan ini menimpa keluarga kalian.
Cerita nenek Wartini ini sungguh tragis. Warga Desa Malang Kecamatan Maospati, Magetan, Jawa Timur ( Jatim ) itu tewas setelah terbakar di kamar tidurnya.
Saat peristiwa terjadi, Senin (28/11/2022), sekitar pukul 21.00 WIB, Wartini ditinggal keluarganya sendirian di dalam rumah. Si nenek diketahui menderita stroke.
Selama ini Wartini memang tinggal bersama adiknya Bambang. Saat kejadian Bambang tak ada di rumah. Lilin yang digunakan sebagai penerangan diduga menyambar bahan mudah terbakar di kamarnya.
Seperti dijelaskan Kapolsek Maospati AKP Sumantri, polisi mendapatkan laporan dari warga setempat dan kemudian meluncur ke lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.
Dari hasil olah TKP, diduga lilin yang digunakan sebagai penerangan di kamar Wartini menyambar pakaian hingga menjalar ke kasur.
Saat kejadian, sang adik yakni Bambang tengah berada di Kota Madiun. Sementara, di lokasi kejadian hanya ada warga sekitar yang langsung memadamkan api.
Namun sayangnya, nyawa Wartini tak tertolong. Diketahui, Wartini hanya bisa terbaring di tempat tidur karena menderita stroke. Pun, keluarganya menggunakan alat penerangan berupa lilin karena listrik sudah diputus PLN karena menunggak membayar.
Baca Juga: Apes! Truk Terguling Setelah Sopirnya Mengikuti Google Maps di Magetan
"Diduga karena lilin yang digunakan sebagai penerangan ini menyulut bahan yang mudah terbakar hingga menghanguskan kamar," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (28/11/2022).
"Api dipadamkan warga sekitar. Di rumah tersebut tidak ada listrik, sejak 2 hari lalu diputus PLN karena menunggak membayar," katanya menambahkan.
Rumah tersebut diketahui tidak rusak karena api hanya membakar kamar tempat Wartini tidur. Sebelum api menjalar ke bagian rumah yang lain, lebih dulu dipadamkan oleh warga sekitar.
Dari hasil pemeriksaan bersama dokter Puskesmas Maospati, didapati jika tak ada tanda kekerasan di tubuh korban. Dokter memastikan jika korban meninggal dunia karena terbakar.
Pun, dari hasil olah TKP juga dipastikan, kebakaran karena lilin yang menyambar bahan-bahan mudah terbakar seperti kasur, pakaian, dan barang-barang lain.
"Tidak ada unsur kesengajaan dan diduga kuat karena lilin itu tadi ya. Saat ini korban langsung kami serahkan ke.pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum maupun otopsi," katanya menambahkan.
Berita Terkait
-
Apes! Truk Terguling Setelah Sopirnya Mengikuti Google Maps di Magetan
-
Tebing Akses ke Cemoro Sewu Longsor 15 Meter, Pengendara Diminta Hari-hati
-
Hujan Angin Sebabkan Pohon-pohon Bertumbangan di Magetan
-
Pamit Bayar Hutang Difabel Asal Magetan Ditemukan Mengambang di Waduk Gonggang
-
3 Kasus Kecelakaan Tragis Tewaskan Pelajar di Magetan Selama Oktober 2022
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jalan Gelap Membawa Petaka: 3 Nyawa Melayang Usai 2 Motor Terlibat Adu Banteng di Mojokerto
-
Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong
-
Puluhan Pohon Jati di RPH Sukun Bojonegoro Diduga Dibabat, Perhutani Lapor Polisi
-
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Jatim hingga 15 Agustus, Ini Titiknya
-
Kedok Amanah Berujung Nestapa: Bagaimana Arisan Online Rp71 Miliar Menjerat Korban se-Indonesia