SuaraJatim.id - Mirza Kholama, putra dari H.Sutarno buka suara perihal berita hoax yang menyeret nama Gus Miftah dan Cak Kirun. H.Sutarno merupakan penyelenggara pengajian di Demak pada 2 November 2023.
Pada acara pengajian tersebut, Gus Miftah diundang oleh H.Sutarno, begitu juga dengan Cak Kirun. Pasca pengajian tersebut, beredar potongan video dengan narasi bahwa Gus Miftah memberikan amplop cokelat diduga berisi uang agar Cak Kirun tidak mendukung salah satu paslon di Pilpres 2024.
Potongan video dengan narasi itu dibantah oleh Mirza. Menurut Mirza pada video yang diunggah akun Instagram Gus Miftah, bahwa tidak benar ada amplop cokelat yang diberikan kepada Cak Kirun agar tidak mendukung salah satu paslon, yakni pasangan Anies-Muhaimin (AMIN).
"Bahwa video tentang Gus Miftah, bahwa seolah Gus Miftah memberikan abah Kirun agar tidak mendung paslon AMIN adalah fitnah besar," ucap Mirza seperti dikutip Suarajatim, Kamis (21/12).
"Gus Miftah dan abah Kirun sama-sama pengisi acara di pengajian kami," sambungnya.
Mirza kemudian membahas perihal amplop cokelat yang berisi uang. Ditegaskan oleh Mirza bahwa amplop tersebut merupakan pemberian ayahnya kepada Gus Miftah untuk anak-anak santri. Amplop tersebut ditegaskan oleh Mirza bukan dari Gus Miftah kepada abah Kirun.
Pernyataan dari Mirza soal amplop tersebut sama seperti yang disampaikan Gus Miftah dalam klarifikasinya kemarin.
Dari kota suci Madinah, Gus Miftah mengklarifikasi hoax yang beredar. Menurut Gus Miftah, bahwa kabar yang menyebut bahwa ia memberikan amplop kepada Kirun agar mendukung salah satu paslon di Pilpres 2024 merupakan hoax.
Gus Miftah seperti dilihat dari video unggahan akun Tiktok @pengajiangusmiftah menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Kirun itu terjadi pada 2 November 2023 di Wilalung, Demak pada sebuah acara pengajian.
Baca Juga: Klarifikasi Cuitan Soal Baliho Capres di Pos Polisi, Polda Jatim: Kami Minta Maaf
Pengajian itu bertempat di rumah salah seorang warga bernama H.Sutarno yang berlokasi di Desa Wilalung, Demak pada Kamis malam 2 November lalu.
Di pengajian itu, terdapat pelawak yang juga pendakwah kelahiran Madiun, Jawa Timur, Cak Kirun.
"Itu bukan saya yang amplopin abah Kirun, tapi saya yang diamplopin sama panitia," ucap Gus Miftah.
Menurut Gus Miftah amplop tersebut diberikan panitia untuk kemudian disalurkan kembali kepada anak-anak pondok pesantren.
"Itu acara pengajian, bintang tamunya abah Kirun. Shohibul haul sangat mengidolakan saya. Saya diminta untuk mengisi acara pengajian. Bintang tamunya, abah Kirun,"
"Justru saya yang diamplopin untuk anak-anak santri. Bukan saya yang amplopin abah Kirun," jelas Gus Miftah.
Berita Terkait
-
Klarifikasi Cuitan Soal Baliho Capres di Pos Polisi, Polda Jatim: Kami Minta Maaf
-
Anggota Panwaslu di Trenggalek Dibegal Saat Tertibkan APK, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
-
Polda Jatim Sebut Baliho Capres di Pos Polisi Dipasang Bawaslu, Kok Bisa? Begini Penjelasannya
-
Alfamart Terdekat di Jawa Timur
-
Jadwal Sholat Jawa Timur Bulan Desember 2023
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Mantri BRI, Garda Terdepan Layanan Perbankan di Toraja Utara
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Warga 4 Desa Melawan Penutupan Akses Bendungan Lahor
-
Lutung Jawa Dipelihara Warga di Bondowoso Dievakuasi, Kini Jalani Rehabilitasi