SuaraJatim.id - Merayakan hari raya Idul Fitri bersama masyarakat menjadi salah satu kebahagiaan tersendiri bagi Khofifah Indar Parawansa. Walau dia kini sudah tidak menjabat lagi sebagai Gubernur Jatim, tapi rumahnya masih terbuka lebar untuk masyarakat Jatim.
Pada hari pertama Idul Fitri 1445 Hijriah, halaman rumah Ketua Umum Muslimat NU ini sudah penuh oleh masyarakat. Usai salat id bersama anak dan cucu di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya langsung menerima masyarakat yang sudah menunggunya di kediaman pribadinya, di wilayah Jemursari.
Dalam sehari, dua kali Khofifah menerima tamu di rumahnya. Pertama, pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Dilanjutkan lagi mulai pukul 16.00 hingga selesai. Di dua waktu itu, rumah Khofifah tidak pernah berhenti didatangi tamu.
“Saya akan buka rumah saya untuk menerima tamu selama tiga hari. Karena, banyak yang konfirmasi ke saya untuk datang besok atau lusa. Mereka semua dari kabupaten/kota yang jauh. Ada yang dari Tuban sampai Banyuwangi,” kata Khofifah, Rabu (10/4/2024).
Baginya, merayakan Idul Fitri saat masih menjadi Gubernur Jatim dan setelah purna-tugas tidak ada bedanya. Sebab, keinginan hatinya ialah merayakan hari kemenangan setelah satu bulan berpuasa itu bersama keluarga dan masyarakat Jatim.
“Kalau saat saya jadi gubernur kemarin, siang sampai sore saya terima tamu di Grahadi. Malamnya di rumah saya. Kalau sekarang, seharian penuh saya di rumah. Gak ada bedanya sih. Saya sama-sama senang,” ungkapnya.
Tanpa sekat dan batas, momentum open house ini menjadi perekat silaturahmi antara Khofifah dengan seluruh warga masyarakat Jawa Timur.
“Kami memang mempersilahkan masyarakat yang ingin silaturahmi untuk datang langsung ke rumah. Kalau orang bilang ini open house. Namun intinya adalah kita saling bersambung silaturahmi, merayakan hari kemenangan dan saling bermaaf-maafan antar sesama,” ucapnya.
Menurutnya, silaturahmi banyak mendatangkan manfaat. Menguatkan hubungan antar-satu manusia dengan yang lain atau hablumminannas, memperpanjang umur, dan memperlancar rejeki. Karenanya dia menjamin bahwa dengan terus menyambung silaturahmi maka akan semakin banyak manfaat yang diperoleh.
Baca Juga: Breaking News! Lebaran Hari Pertama, Gunung Semeru Erupsi
Tak hanya keluarga dan juga masyarakat yang turut hadir di open house kali ini. Ada juga kalangan pejabat, seperti Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono, sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya serta Pangko Armada II.
Yudi Suprapto (44), salah warga berdomisili di Tanjung Perak mengaku senang bisa bertemu dengan Khofifah. Bahkan, saat pulang ia bersama istrinya, Putri Liska pulang membawa satu toples kue dan uang lebaran.
“Saya sekeluarga salah satu orang yang sangat ngefans sama ibu (Khofifah). Jadi, saat saya lihat undangan open house di Instagram, saya langsung datang. Kebetulan habis dari rumah keluarga juga kan,” ungkapnya.
Kontributor : Yuliharto Simon Christian Yeremia
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Dirut PDAM Madiun Irit Bicara Usai Penyidik KPK 'Obrak-abrik' Rumahnya
-
Fokus Melayani, Bukan Cari Jodoh! Kemenhaj Surabaya Larang Petugas Haji Cinlok di Tanah Suci
-
Suara di Balik Pintu: Kisah Penemuan Bayi Merah yang Menggetarkan Hati Warga Bangil
-
Sosialisasi Parkir Digital Surabaya Berujung Chaos: Lemparan Batu Hingga Sweeping Tengah Malam
-
Bukan Sekadar Tap-In, Parkir Digital Surabaya Picu Ketegangan Jukir vs Pemkot