SuaraJatim.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim dikejar waktu untuk segera membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.
Calon Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono yakin masih bisa mengesahkan APBD Jatim 2025 tepat pada Tanggal 10 November.
Saat ini pihaknya masih mengejar untuk segera disahkannya pimpinan DPRD Jatim. "Kita masih akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengejar penetapan pimpinan definitif, sehingga target 10 November yang merupakan tradisi di Jawa Timur masih terjaga," kata Deni, Selasa (15/10/2024).
Lima pimpinan DPRD Jatim sudah terisi semua, posisi ketua akan diisi Musyafak Rouf. Kemudian wakil ketua 1 Deni Wicaksono, wakil ketua 2 Hidayat, wakil ketua 3 Blegur Prijanggono, dan wakil ketua 4 Sri Wahyuni.
Selanjutnya nama-nama tersebut diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri.
Deni yang merupakan politikus PDIP itu optimistis setelah itu alat kelengkapan dewan (AKD) DPRD Jatim segera dibentuk.
"Kita akan mengupayakan segala macam cara untuk bisa menatap target itu. Tapi memang kita lihat kondisi saat ini memang agak terlambat. Kita lihat nanti," ungkapnya.
Namun demikian, dia mengaku tidak mau memaksakan mengejar target gedok 10 November. Dia akan realistis terhadap pembahasan APBD Jatim 2025.
"Intinya bagaimana APBD ini benar-benar dibahas dengan baik karena posisinya nanti di 2025 ini periode baru untuk lima tahun ke depan. Jadi start awal harus benar-benar kita perhatikan. Sehingga, langkah awal ini tidak jadi blunder nantinya," ujar Deni.
Baca Juga: Usulan PDIP dan Gerindra Masuk, Calon Pimpinan DPRD Jatim Lengkap
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Gugatan Rp7 Miliar Ressa Terhadap Denada Kandas: Hakim PN Banyuwangi Sebut Salah Alamat
-
Ribuan Jemaah Embarkasi Surabaya Terbang ke Tanah Suci, 2 Orang Terpaksa Tertunda Karena Sakit
-
Menjual Harapan ke Tanah Suci: Nestapa Pasangan Lansia Lumajang Terjerat Muslihat Haji Jalur Cepat
-
Hantam Pohon Tabebuya, Remaja Madiun Tewas Terhempas ke Dalam Telaga Ngebel
-
65 Tahun Dorong Gerobak Cilok, Mislicha Akhirnya Naik Haji: Tabungan Rp10 Ribu Bawa Saya ke Kakbah