SuaraJatim.id - Aksi bak koboi jalanan gegerkan warga Banyuwangi. Seorang juru parkir sebuah minmarket di Jalan Banterang tiba-tiba ditodong senjata api (senpi) orang tidak dikenal pada Rabu (30/10/2024).
Yanto, saksi mata yang juga rekan Fanani mengatakan, peristiwa penodongan terjadi saat korban sedang mengatur kendaraan yang parkir.
Tiba-tiba pelaku yang mengendarai mobil sedan jenis BMW Nopol P 444 PI turun dan marah-marah. Seketika pria tersebut mengeluarkan senpi, kemudian menodongkannya ke Fanani.
“Lalu orangnya menodong pistol. Fanani, bilang ‘sabar mas sabar’, lalu orangnya menjawab ‘tak tembak koe’,” kata Yanto menirukan percakapan saat kejadian dikutip dari TIMES Indonesia--partner Suara.com.
Rupanya, pria pengendara sedan tersebut emosi lantaran diduga kenedaraannya terhalang.
Saksi tidak mengaku tidak mengenal pria yang menodongkan senpi ke rekannya tersebut. Yanto mengungkapkan, pelaku berkulit gelap.
Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Andrew Vega mengaku sudah menerima laporan mengenai adanya aksi penodongan kepada juru parkir.
“Kalau tukang parkirnya (pelapor) hanya menyatakan ya itu ditodong pistol, pistol apa kita belum tahu jenisnya apa, pelapor atau korban sendiri pun tidak mengenal jenis pistolnya,” kata Vega.
Kasus tersebut masih dalam pendalaman. Kepolisian sudah meminta keterangan pelapor dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Kalau pemilik kendaraan belum, laporan dari korban kita terima nantinya kita proses tetap diproses,” jelasnya.
Baca Juga: Status Gunung Raung Naik Jadi Waspada, Masyarakat Diminta Berhati-hati
Vega menegaskan, jika terbukti aksi koboi seperti yang dilaporkan, bukan tidak mungkin pelaku dijerat pasal ancaman pembunuhan dan darurat Senpi.
“Bisa diancam 335 KUHP terkait pengancaman, UU darurat terkait kepemilikan senjata api ilegal. Sementara ini pelakunya masih dalam lidik,” papar Vega.
Sementara itu, Fanani yang menjadi korban dugaan penodongan senpi belum bisa dikonfirmasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Hilang Saat Mencari Ikan di Sungai Brantas, Mustofa Ditemukan Tim SAR dalam Kondisi Tak Bernyawa
-
Jerat Prostitusi Online Menyasar Anak-Anak Broken Home di Blitar
-
Tabrakan Hiace vs Truk di KM 619 Tol Solo-Kertosono, Dua Nyawa Melayang
-
Mantan Guru SMA Terancam 9 Tahun Penjara Usai Cabuli Belasan Anak di Kediri
-
8 Jam KPK Geledah Kantor Diskes dan Disdik Ponorogo: Tiga Koper Disita, Satu ASN Dibawa Pergi