SuaraJatim.id - Lembaga Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru Pilgub Jatim 2024 di wilayah Mataraman.
Hasilnya, paslon Gubernur-Wagub Jatim nomor urut dua Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak unggul jauh atas paslon lain.
Wilayah Mataraman ini meliputi 13 kabupaten/kota. Yakni Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Tulungagung, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Ngawi, Magetan, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, dan Nganjuk.
Total DPT di wilayah Mataraman ini lebih dari 8 juta. “Hasilnya Khofifah-Emil unggul di 13 kabupaten/kota di Mataraman atas Risma-Gus Hans dan Luluk-Lukman,” kata Direktur ARCI Baihaki Sirajt, Kamis (21/11/2024).
Dalam survei ARCI, elektabilitas Khofifah-Emil di wilayah Mataraman di angka 62,7 persen. Kemudian Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta di angka 29,9 persen. Sedangkan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim (Luman) di angka 4,3 persen.
Namun masih ada 3,1 persen responden belum menentukan pilihan. Survei ARCI dilakukan di 13 kabupaten/kota di wilayah Mataraman Jawa Timur.
Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 3.600 responden. Tingkat margin of error dalam survei ini yakni sekitar 1,6 persen dengan tingkat kepercayaan di angka 95 persen. Survei dilakukan pada 7-16 November 2024.
Baihaki menjelaskan kuatnya elektoral Khofifah-Emil di wilayah Mataraman. Salah satunya ketokohan Khofifah dan populernya Emil di wilayah tersebut.
“Ketokohan Khofifah sebagai Gubernur Jatim 2019-2024 dan Ketum PP Muslimat NU sangat tinggi. Ditambah dengan figur Emil Dardak yang sangat populer di wilayah tersebut,” katanya.
Baca Juga: Janji Gus Miftah ke Prabowo di Pilgub Jatim: Saya akan All Out
“Emil memiliki tingkat kesukaan warga sangat tinggi. Sebab, Emil merupakan mantan bupati Trenggalek yang dinilai warga sangat sukses. Serta memiliki banyak legacy di wilayah itu,” tambahnya.
Meski wilayah Mataraman merupakan basis kandang Banteng, namun faktor ketokohan masih menjadi penentu. “Wilayah Mataraman ini ketokohan menjadi penentu. Meski basis PDI Perjuangan, tapi elektoral Risma-Gus Hans masih susah terkerek naik," tegasnya.
Sebelumnya, paslon Khofifah-Emil mendapat suntikan dukungan dari relawan Lentera Kasih (Relasi) Kota Malang.
Dukungan juga diberikan kepada Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin.
Ketua Pembina Relasi Sahat Martin Philip Sinurat mengatakan, alasan mendukung Ali Muthohirin karena memiliki rekam jejak panjang sejak masih menjadi mahasiswa. “Saya sangat mengenal Mas Ali. Kepemimpinan beliau yang inklusif dan kolaboratif tidak perlu diragukan lagi,” katanya.
Selain Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin, dukungan juga diberikan kepada Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.
“Kedua paslon ini sangat sejalan. Linear dengan pemerintahan Prabowo-Gibran. Jadi, kita harus mengawal kedua paslon ini agar bisa memimpin kota Malang dan provinsi Jatim,” katanya.
Kontributor : Yuliharto Simon Christian Yeremia
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Trump Tetapkan Tarif Baru 10 Persen Usai Kesepakatan RI-AS, Indonesia Rugi?
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Siapa Pemilik Toko Emas Semar Nganjuk? Digeledah Bareskrim hingga Tersandung TPPU Emas Ilegal
-
7 Fakta Bareskrim Geledah Toko Emas Semar dan Rumah di Surabaya, Kasus TPPU Emas Ilegal Rp 25,8 T
-
Cerita Live TikTok Bupati Situbondo Buyar Gara-gara Maling Motor Dikepung Warga, Begini Kronologinya
-
Polda Jatim Tertibkan Truk dan Bus di Lajur Kanan Tol, Ini Alasannya
-
Kasus Korupsi Sugiri Sancoko, KPK Periksa Kepala Dinas hingga Anggota DPRD Ponorogo