SuaraJatim.id - Election Visit Program (EVP) 2024 resmi dimulai. Kegiatan yang diikuti oleh 28 negara ini dilaksanakan selama tiga hari mulai 25-28 November 2024. Pemukulan pentongan yang dilakukan oleh seluruh peserta menandakan dimulainya EVP 2024 itu.
Kegiatan ini biasanya dilaksanakan di Jakarta, namun pada 2024 pertama kali dilakukan di Surabaya.
Pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 lebih menarik. Sebab, di Jatim ada lima kabupaten/kota yang diikuti calon tunggal. Dari EVP ini, KPU ingin memperlihatkan ke negara-negara lain praktik Pemilu di Indonesia.
“Pilkada di Jatim ini sangat menarik. Pertama, ketiga calon gubernurnya semuanya perempuan. Mereka adalah Luluk Nur Hamidah, Khofifah Indar Parawansa dan Tri Rismaharini. Lalu, Surabaya sebagai Ibu Kota Jatim hanya diikuti oleh calon tunggal,” kata Ketua KPU RI M Afifuddin, Senin (25/11/2024).
Dia mengungkapkan, EVP ini kegiatan rutin setiap Pemilu. KPU selalu mengundang negara-negara sahabat, pemantau, kampus dan para peneliti. “Pemilu di negara lain, kita juga diundang. Ini forum untuk bertukar pikiran dan bertukar pengalaman dari pemilu di setiap negara,” bebernya.
Dalam rangkaian EVP ini, KPU nantinya akan mengajak semua peserta untuk melakukan visit ke beberapa TPS di Surabaya. “Kunjungan ke TPS ini dilakukan besok (hari ini, Red.). Tepat sehari sebelum dilakukan pemungutan suara di setiap TPS tersebut. Di 27 November juga kita ada kunjungan ke beberapa TPS,” bebernya.
Beberapa jam sebelumnya, KPU Jatim meluncurkan data center. Tempat itu untuk memonitor Pilkada serentak 2024. Pusat data ini akan beroperasi sampai 1 Desember 2024. Tempatnya dipusatkan di lantai 23, Hotel Doubletree, Surabaya.
Komisioner KPU Jatim Insan Qoriawan mengatakan, data center ini memuat berbagai informasi Pilkada 2024. Mulai distribusi surat suara, jumlah pemilih, TPS lengkap dengan titik koordinat lokasinya, serta proses pemungutan dan penghitungan suara.
“Berbagai hal terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah di 38 kabupaten/kota se-Jatim akan disajikan di data center ini. Termasuk berbagai permasalahan yang muncul di setiap TPS dan daerah," katanya.
Baca Juga: Tidak Netral, Kades di Situbondo Divonis 3 Bulan Penjara dengan Percobaan
Insan mengungkapkan, data center ini secara resmi mulai beroperasi dan mengupdate data Pilkada serentak mulai 25 November 2024. Data hasil monitoring yang terkumpul di tingkat kecamatan yang terekap di data Center KPU Jatim ini, bisa diakses melalui informasi publik di situs pilkada2024.kpu.go.id.
Proses rekapitulasi suara di setiap kecamatan semuanya ditargetkan akan selesai pada 1 Desember 2024. Walau sebenarnya berdasarkan jadwal yang telah ditentukan, rekapitulasi pemungutan suara akan selesai pada 6 Desember 2025.
“Karena, puncak penghitungan surat suara itu ada di kecamatan. Harapannya pada 1 Desember 2024, seluruh proses penghitungan tingkat kecamatan sudah selesai. Kami sudah simulasikan kemarin, seharusnya di tanggal tersebut sudah selesai," terangnya.
“Di 1 Desember nanti, hasil penghitungannya sudah diketahui secara pasti. Ini adalah ikhtiar KPU Jawa Timur dalam menyelenggarakan pilkada di Jawa Timur dengan baik. Serta dapat menyajikan informasi sebaik-baiknya kepada seluruh khalayak di Jawa Timur,” tambahnya.
Informasi yang disajikan oleh data center itu diperoleh dari foto hasil penghitungan setiap TPS di Jatim. “Data itu difoto lalu di-upload ke Si Rekap. Setelah itu, akan direkap kembali oleh tim kami. Total tim yang standby di sini sebanyak 20 orang,” bebernya.
Pilkada kali ini KPU Jatim masih mengandalkan Si Rekap untuk menjadi patokan di data center itu. Hanya saja, platform itu tidak menampilkan grafik perolehan suara masing-masing pasangan calon (Paslon). Artinya, Si Cepat ini tidak bisa menjadi rujukan hitungan cepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Terkuak! Semburan Lumpur di Jalan Dupak Surabaya Ternyata Pipa Raksasa Petrokimia Gresik Bocor
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Peran BRILink Agen di Desa: Giatkan Ekonomi Lokal
-
Survei Arawicaksa: Kepuasan Kinerja Prabowo-Gibran Hanya 50,1 Persen, Harga Pangan Jadi PR Utama
-
Geger Semburan Lumpur Muncul di Jalan Dupak Surabaya, Warga Khawatir Lapindo Jilid 2
-
Skandal di Ruang Kelas: Dosen UPN Veteran Jatim Diduga Paksa Cium Mahasiswi Hukum